EQUATOR, KUBU RAYA – Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto meninjau kesiapan kafilah Kabupaten Kubu Raya di MTQ XXXIV tingkat provinsi, Minggu (02/07/2026).
Dalam kunjungan di pemondokan kafilah di Dusun Tanah Merah, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Sukiryanto mengingatkan bahwa perjuangan yang dilakukan bukan semata untuk mengejar penghargaan maupun hadiah, melainkan membawa amanah masyarakat Kubu Raya yang berharap nama daerah dapat terus ditingkatkan melalui prestasi.
“Nama Kabupaten Kubu Raya ada di pundak adik-adik sekalian. Jangan berpikir bahwa kita berjuang karena uang atau hadiah. Kita berjuang untuk menjaga, menaikkan, dan meningkatkan nama baik Kabupaten Kubu Raya,” ucap Sukir, sapaannya.
Menurutnya, kafilah merupakan putra-putri terbaik daerah yang terpilih melalui proses persiapan dan seleksi. Karena itu, ia meminta seluruh peserta menjaga semangat, fokus, serta memberikan kemampuan terbaik pada setiap cabang yang diikuti.
Sukir juga menyampaikan apresiasi atas perjuangan para kafilah yang telah menempuh perjalanan cukup jauh menuju Kayong Utara.
Menurutnya, kondisi perjalanan dan pemondokan yang berbeda dari pelaksanaan sebelumnya tidak boleh menjadi penghalang untuk memberikan penampilan terbaik.
“Kita berangkat dengan kondisi yang berbeda. Ada yang naik pesawat, ada yang menggunakan kendaraan, dan kita menggunakan speed atau kapal cepat. Tapi saya yakin perjuangan itu bukan dari nikmat ke tidak nikmat. Biasanya dari ketidaknyamanan menuju kenyamanan. Ini adalah bentuk perjuangan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Sukir menegaskan target realistis Kubu Raya pada MTQ XXXIV Kalimantan Barat adalah kembali masuk ke tiga besar. Ia berharap kafilah mampu tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik bagi daerah.
“Pak Bupati juga tidak memberikan target yang terlalu tinggi. Target kita minimal tiga besar. Kalau bisa juara satu, tentu itu luar biasa. Yang terpenting kita berjuang maksimal, fokus dan, bertawakal kepada Allah,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh peserta mampu menjaga nama baik Kubu Raya selama mengikuti MTQ XXXIV Kalimantan Barat. Dirinya mengajak kafilah untuk menjadikan kesempatan tersebut sebagai bentuk pengabdian dan perjuangan bagi masyarakat.
“Adik-adik sekalian adalah utusan dari sekitar 657 ribu masyarakat Kubu Raya. Di tangan adik-adiklah nama Kubu Raya dipertaruhkan. Mau naik, mau bertahan, atau mau turun, itu menjadi perjuangan kita bersama. Karena itu, tampilkan yang terbaik,” tegasnya mengajak.
Sementara itu, Ketua Harian LPTQ Kubu Raya Jakariansyah menyampaikan kondisi kafilah secara umum dalam keadaan sehat dan siap mengikuti seluruh rangkaian MTQ.
“Perjalanan menggunakan speedboat tidak terlalu lama, kurang lebih tiga jam, kemudian dari Teluk Batang ke sini sekitar dua jam. Jadi tidak terlalu melelahkan. Alhamdulillah anak-anak dalam keadaan sehat,” kata Jakariansyah.
Ia menambahkan, para peserta juga tetap menjalankan pola latihan secara rutin. Bahkan, sejak selepas salat Subuh sejumlah peserta langsung melanjutkan latihan di masjid, kamar, maupun tempat masing-masing.
“Memang tradisi kita dalam pelaksanaan ini selalu berlatih. Anak-anak sejak subuh terus berlatih. Ada yang di masjid, ada di kamar, ada di tempat masing-masing. Alhamdulillah mereka sudah memahami bagaimana mempersiapkan diri menghadapi musabaqah,” ujarnya.
Jakariansyah menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya serta penerimaan dari pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Kayong Utara sebagai tuan rumah. Menurutnya, kondisi pemondokan dan akses menuju masjid juga cukup membantu peserta dalam menjalankan persiapan.
“Kami mohon doa semuanya, semoga anak-anak kita tampil maksimal, kemudian bertawakal kepada Allah,” pungkasnya. (sya)
Komentar
Login untuk Berkomentar
Silakan login untuk memberikan komentar