EQUATOR, KUBU RAYA - Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya, Yusran Anizam, memimpin pembahasan persiapan penyelenggaraan 1001 Pasar Rakyat di Ruang Rapat Wakil Bupati Kubu Raya, Jumat (06/11/2026).
Kegiatan tersebut rencana akan digelar di halaman Gaia Bumi Raya Group Kubu Raya dari tanggal 20-23 November 2026.
Dalam rapat tersebut, Yusran menyampaikan dua hal utama yang perlu dibahas, yakni penentuan lokasi kegiatan dan perkembangan penggalangan dana.
"Ini satu masalah yang ingin dibahas, bagaimana kita sampaikan terlebih dahulu terkait masalah lokasi. Ini sesuai dengan rencana awal yang kita komunikasikan di Gaia Mall, halaman parkir Gaia Mall," ujarnya.
Yusran mengatakan, penentuan lokasi masih menunggu arahan pimpinan, terutama melihat dinamika perkembangan yang terjadi di lapangan. Hal itu menyusul hasil evaluasi panitia sebelumnya di Kubu Raya.
"Karena ada juga kemarin evaluasi panitia di Kubu Raya, ada alternatif kalau memang sumber pendanaan tidak signifikan perkembangannya, ada wacana untuk dialihkan ke halaman Kantor Bupati. Karena dari budget nanti, minta tolong dari EO bisa menyampaikan budget yang disiapkan dan perkembangan pengumpulan dana," katanya.
Selain lokasi, Yusran juga membahas agenda-agenda pendukung yang direncanakan, termasuk rencana kedatangan Menteri.
"Kemudian yang kedua, terkait masalah agenda-agenda pendukung yang direncanakan, termasuk rundown Bapak Menteri dan sebagainya, ini juga sudah terus dipersiapkan," ujarnya.
Ia menyebut, persiapan tenda dan pelibatan UMKM juga sudah dikomunikasikan. Rencananya, pada minggu depan, penomoran untuk UMKM sudah akan diatur sesuai jadwal.
"Tahun ini sudah terverifikasi lebih kurang 249 UMKM yang sudah terverifikasi, baik itu untuk business matching dan pengembangan-pengembangan untuk bidang UMKM-nya," jelas Yusran.
Terkait kesiapan dukungan pendanaan, Yusran mengatakan anggaran dari pemerintah daerah memang tidak teralokasikan untuk kegiatan tersebut karena prosesnya sudah melewati tahapan penganggaran.
"Dari awal sudah kita bicarakan bahwa mohon maaf untuk anggaran pemerintah memang tidak teralokasikan untuk bidang ini, karena prosesnya dalam perjalanan memang sudah lewat dari proses penganggaran," katanya.
Oleh karena itu, pendanaan dilakukan dengan menggalang sponsorship dari perusahaan-perusahaan yang ada di Kubu Raya.
"Kemudian yang dilakukan, bahwa kita menggalang sponsor untuk UMKM ini, dengan mengandalkan sponsor-sponsor. Nah, di Kubu Raya sendiri berdasarkan data perusahaan yang ada, jumlahnya cukup untuk meng-cover budget yang diperlukan, sehingga kita bisa mengandalkan untuk 600 sponsor di konteks awalnya," ujarnya.
Total rencana penerimaan dari sponsor ditargetkan mencapai Rp900 juta. Namun, hingga rapat berlangsung, dana yang baru terkumpul masih jauh dari target.
"Dengan total rencana penerimaan di situ Rp900 juta, tidak ada sponsor yang di Rp1 miliar penuh. Nah, namun dalam proses pengumpulannya ada dinamika di lapangan sehingga EO melakukan modifikasi, memfokus untuk beberapa perusahaan dengan nominal yang sudah dibicarakan antara EO," kata Yusran.
"Namun dalam perkembangannya, dana ini terkumpul baru lebih kurang Rp262 juta, baru Rp262 juta dana yang terkumpul," tambahnya.
Yusran berharap dalam rapat tersebut dapat diperoleh masukan dan arahan terkait percepatan pengumpulan dana serta penetapan lokasi kegiatan.
"Kesempatan ini mohon masukan dan arahan juga dari Bapak sekalian terkait dengan kecepatan untuk proses ini lebih lanjut, termasuk dalam penentuan lokasinya. Sehingga dikesempatan pertemuan hari ini bisa kita fix-kan bagaimana proses selanjutnya dengan kemampuan yang ada," pungkasnya. (sya)
Komentar
Login untuk Berkomentar
Silakan login untuk memberikan komentar