EQUATOR, KAYONG UTARA - Tim SAR gabungan menemukan seorang pekerja yang jatuh ke laut saat melakukan pengelasan tiang pelabuhan di Dermaga KPN Site Pulau Penebang, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.
Kepala Kantor SAR Pontianak, I Made Junetra menyampaikan pihaknya menerima informasi kejadian tersebut dari Bripka Erwin, anggota Polsek Kepulauan Karimata, pada Minggu (30/08/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Korban diketahui bernama Ahmad Al-Amin (26), warga RT 06/RW 06, Desa Pangkalan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Provinsi Riau. Korban bekerja sebagai welder pada PT MSA.
“Pada hari Sabtu tanggal 29 Agustus 2026, sekitar pukul 23.30 WIB, dua orang karyawan PT MSA sedang melakukan pekerjaan pengelasan tiang pelabuhan di lokasi dermaga KPN Site Pulau Penebang,” katanya.
Menurut Junetra, saat kejadian kondisi cuaca disertai angin cukup kencang dan gelombang besar. Ketika pekerjaan berlangsung, tiba-tiba gelombang menghantam kedua pekerja hingga menyebabkan mereka terjatuh ke laut.
Para saksi kemudian berupaya melakukan penyelamatan menggunakan alat crane. Salah seorang pekerja bernama Rizky berhasil diselamatkan setelah muncul ke permukaan, sedangkan Ahmad Al-Amin tidak terlihat dan diduga langsung tenggelam.
Kantor SAR Pontianak kemudian memberangkatkan satu tim Rescue Unit Siaga SAR Kayong Utara pada 30 Agustus 2026 menggunakan RIB yang dilengkapi peralatan evakuasi, medis, navigasi dan komunikasi. Namun, pencarian pada hari pertama belum membuahkan hasil.
“Pada tanggal 31 Agustus 2026 pukul 06.00 WIB, tim SAR gabungan kembali melaksanakan operasi SAR dengan melakukan penyisiran permukaan dengan luas search area 36 nautical mile persegi,” ujarnya.
Setelah melakukan pencarian selama beberapa jam, korban akhirnya ditemukan pada pukul 17.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan mengapung pada koordinat 1°12.955'S 109°13.519'E, sekitar 1,3 mil arah timur laut dari lokasi kejadian kecelakaan (LKK).
Selanjutnya, korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak perusahaan untuk proses lebih lanjut.
Dengan ditemukannya korban, pada pukul 19.00 WIB Search Mission Coordinator (SMC) mengusulkan penutupan operasi SAR. Seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian kemudian kembali ke kesatuan masing-masing. (m@nk)
Komentar
Login untuk Berkomentar
Silakan login untuk memberikan komentar