EQUATOR, KUBU RAYA — Bupati Kubu Raya Sujiwo menegaskan anak-anak merupakan investasi dan harapan bangsa untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Karena itu, pembentukan karakter anak harus dimulai sejak dini. Hal itu disampaikan Bupati Sujiwo saat menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 di Aula Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya, Kamis (20/08/2026).
“Maka saya memilih ke sini sebagai bentuk cinta dan sayang kepada anak-anak. Kenapa? Karena anak-anak adalah investasi bangsa. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Anak-anak adalah harapan bangsa,” kata Sujiwo.
Ia menekankan tanpa pembentukan karakter sejak awal, maka cita-cita mencapai Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud. Karena itu, meski di tengah kondisi fiskal daerah yang sedang sulit, Sujiwo berkomitmen memberikan ruang bagi anak untuk berekspresi, berinovasi, dan melakukan langkah konkret. Kepada pengurus Forum Anak Daerah Kubu Raya, dirinya bahkan berencana menyiapkan anggaran khusus.
“Saya ingin menyisihkan, misalnya Rp25 juta untuk aktivitas mereka. Karena mereka harus secara nyata melakukan gerakan, tidak hanya terjebak dalam seremonial. Kita ingin itu terimplementasi di keluarga, lingkungan, sekolah, dan lain sebagainya,” ujarnya.
Sujiwo mengingatkan masa depan bukan hanya milik anak yang berprestasi akademik. Menurutnya, kecerdasan akademik hanya salah satu faktor pendukung. Ia mencontohkan keponakannya, Ayu, yang berasal dari keluarga sederhana tanpa rumah dan listrik, namun karena ikhtiar akhirnya lulus dan menjadi penerbang helikopter tempur. Contoh lain Emanuel, lulusan SMA Taruna Bumi Khatulistiwa yang prestasi akademiknya sempat pas-pasan, kini juga menjadi penerbang pesawat tempur.
“Artinya, kesuksesan itu milik orang-orang yang punya persiapan. Cerdas akademik salah satu, kemudian punya mental berani, public speaking, komunikasi, dan disiplin. Disiplin ini paling utama,” ucapnya.
Sujiwo pun mendorong anak-anak Kubu Raya untuk sering tampil di forum-forum kecil guna melatih keberanian.
“Mentalitas keberanian itu terbentuk di gelanggang, di arena, di panggung. Tidak ada orang yang ujug-ujug langsung jago. Semua dari latihan secara konsisten,” katanya.
Memaksimalkan dukungannnya kepada anak-anak, Sujiwo juga membuka kantor bupati dan kediaman pribadinya sebagai tempat diskusi Forum Anak Daerah.
“Gunakan kantor bupati sebagai tempat diskusi. Di kediaman saya juga boleh. Harus sering diskusi,” ucapnya.
“Karena sekali lagi, anak-anak adalah generasi penerus bangsa, harapan bangsa. Maka saya akan benar-benar atensi. Pengurus Forum Anak yang baru saya kukuhkan harus menjadi motivasi dan penyemangat bagi anak-anak lain,” pungkas Sujiwo. (sya)
Komentar
Login untuk Berkomentar
Silakan login untuk memberikan komentar