EQUATOR, KETAPANG - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo meresmikan Taman Desa Membuluh Baru sekaligus melaunching Tracing TBC Terintegrasi, Cek Kesehatan Gratis (CKG), Pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT), pembagian seragam sekolah bagi anak-anak Sekolah Dasar (SD), serta penyerahan bantuan alat pemadam kebakaran di Desa Membuluh Baru, Kecamatan Air Upas, Sabtu (26/09/2026).

 

Dalam sambutannya, Bupati Alexander Wilyo menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan secara langsung. 

 

Berbagai layanan dihadirkan dalam kegiatan ini, mulai dari pelayanan administrasi kependudukan, pemeriksaan dan pengobatan gratis, hingga pelayanan kesehatan lainnya.

 

“Pemerintah ini hadir untuk melayani masyarakat. Kita yang datang ke masyarakat, tujuannya untuk melayani,” kata Bupati. 

 

Bupati juga mengapresiasi Pemerintah Desa Membuluh Baru dan masyarakat yang telah membangun Taman Desa. Ia berharap keberadaan taman tersebut dapat terus dikembangkan dengan menambah tanaman yang lebih rindang, serta tanaman endemik daerah sehingga menjadi ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.

 

Pada bidang kesehatan, ia meminta agar kegiatan tracing TBC tidak berhenti pada kegiatan launching, tetapi dilaksanakan secara berkelanjutan, khususnya di wilayah yang membutuhkan. 

 

"Selain pemeriksaan atau skrining, masyarakat juga perlu mendapatkan edukasi mengenai pencegahan dan penularan TBC," ujarnya.

 

Sementara itu, dalam menghadapi kondisi kekeringan dan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Bupati kembali mengingatkan masyarakat untuk sementara tidak melakukan pembakaran, termasuk membakar sampah, guna mencegah terjadinya kebakaran yang meluas.

 

Bupati turut mendorong penguatan Masyarakat Peduli Api (MPA) di tingkat desa. Setiap desa diharapkan memiliki tim yang dapat bergerak cepat ketika terjadi kebakaran, didukung dengan peralatan dan alat pelindung diri (APD).

 

“Kita harus bergotong royong. Penanganan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk masyarakat, dunia usaha, tokoh agama, tokoh adat dan seluruh jajaran di tingkat desa," tegasnya.

 

Selain itu, Alex menyampaikan bahwa Pemkab Ketapang terus mendorong berbagai upaya penanganan kekeringan dan Karhutla, termasuk pemadaman melalui jalur darat dan udara serta pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) apabila kondisi awan memungkinkan.

 

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyerahkan bantuan seragam sekolah dan perlengkapan sekolah lainnya kepada anak-anak Sekolah Dasar (SD). Bantuan itu merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak sekaligus membantu meringankan kebutuhan perlengkapan sekolah bagi masyarakat.

 

Selain bantuan di bidang pendidikan, dia menyerahkan bantuan PMT bagi ibu hamil dan anak-anak, serta bantuan peralatan pemadam kebakaran kepada desa-desa yang terdampak Karhutla.

 

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat Air Upas untuk terus menjaga kerukunan, keamanan, toleransi dan semangat gotong royong.

 

“Mari bersama-sama berkolaborasi membangun dan menjaga Kabupaten Ketapang agar menjadi daerah yang maju dan mandiri," pungkasnya. (dul)