EQUATOR, KETAPANG - Pengkab Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Ketapang bersama Barisan Pendekar Wira Utama (BPWU) melakukan asksi sosial terhadap pengguna jalan poros Pelang - Tumbang Titi yang melintas, Minggu (09/08/2026).
Aksi sosial tersebut berupa pembagian masker dan air mineral kepada para pengendara roda dua. Itu dilaksanakan sebagai wujud kepedulian, utamanya pada musim kemarau yang melanda Ketapang saat ini.
Ketua Pengkab IPSI Ketapang, Luhur Faraytodi mengatakan, kegiatan sosial yang digelar pihaknya merupakan inisiatif IPSI dan BPWU dalam melihat kondisi kemarau panjang yang terjadi di Ketapang.
"Dalam kegiatan ini, kita menyambangi sejumlah pengguna jalan yang melintas. Para pengendara roda dua kita berikan masker dan air mineral. Ini wujud kepedulian dan perhatian kita terhadap kondisi pengguna jalan," kata Faraytodi.
Pria yang akrab disapa Todi ini menjelaskan, kondisi ruas jalan yang dilalui masyarakat, terutama pada sejumlah bagian yang berdebu, membuat penggunaan masker menjadi salah satu alternatif yang diperlukan para pengendara.
"Tapi yang paling penting, melalui kegiatan ini kita ingin mengingatkan dan mengajak masyarakat agar tetap memperhatikan keselamatan, serta kesehatan selama perjalanan. Jadi ini bukan hanya sekedar berbagi," jelasnya.
"Berbagi juga bukan tentang seberapa banyak yang diberikan. Namun tentang seberapa besar kepedulian yang kita tunjukkan," timpal Kepala Bagian Umum Pemkab Ketapang ini.
Selain itu, aksi sosial pihaknya menjadi bagian dari semangat sosial insan pencak silat untuk hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya melalui kegiatan olahraga dan pembinaan atlet, tetapi juga melalui kegiatan kemanusiaan.
"BPWU dan IPSI ingin menunjukkan bahwa semangat pencak silat tidak hanya tentang prestasi di arena, tetapi juga tentang persaudaraan, kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat," tambahnya.
Pantauan di lapangan, sejumlah anggota BPWU dan IPSI terlihat turun langsung ke jalan. Mereka tampak menghentikan kendaraan secara persuasif sembari menyerahkan masker dan air mineral. (dul)
Komentar
Login untuk Berkomentar
Silakan login untuk memberikan komentar