eQuator, KETAPANG – PT Cita Mineral Investindo Tbk (CMI) Site Air Upas meluncurkan program PUSAKA (Pusat Edukasi Ekologi Berbasis Kearifan Lokal Air Upas) dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang jatuh pada 2 Mei.

 

Senior Manager CSR – LA dan Umum CMI Site Air Upas, Agustinus Mulyatmojo  menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi dengan PC PGRI Air Upas dan Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Air Upas. 

 

Sinergi tersebut menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan pendidikan berbasis budaya dan lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR).

 

“Program PUSAKA merupakan bentuk komitmen kami sebagai mitra strategis pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung pendidikan berbasis kearifan lokal,” ujarnya, Selasa (05/05/2026).

 

Ia menjelaskan, inisiatif tersebut dilandasi kesadaran akan pentingnya menjaga identitas budaya sekaligus kelestarian lingkungan di tengah arus modernisasi. Melalui modul yang diluncurkan, nilai-nilai ekologis, sosial, dan budaya lokal diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah.

 

“Kami ingin generasi muda tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat serta kepedulian terhadap lingkungan dan budaya daerahnya,” lanjutnya.

 

Lebih lanjut, penerapan program menggunakan pendekatan Agent of Change dengan melibatkan 24 siswa terpilih dari SMPN 1 Air Upas yang mewakili kelas 7A hingga 9D.

 

“Kegiatan ini akan berlangsung dari Juni hingga Desember 2026 dengan total 12 pertemuan, dua kali setiap bulan. Setiap sesi berdurasi 90 menit dengan metode pembelajaran seperti storytelling, diskusi reflektif, serta Project-Based Learning (PBL) yang berorientasi pada aksi nyata lingkungan,” jelasnya.

 

Agustinus menambahkan, bahwa perusahaan juga menyerahkan bantuan CSR secara simbolis sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan serta sarana prasarana di wilayah Air Upas.

 

“Kami ingin generasi muda Air Upas mampu memahami nilai-nilai kehidupan masyarakat lokal sebagai dasar pengambilan keputusan di masa depan. Pendidikan bukan hanya soal bangku sekolah, tetapi juga bagaimana kita berinteraksi dengan ekosistem di sekitar kita,” tambahnya.

 

Rangkaian peringatan Hardiknas diawali dengan upacara di Lapangan Sepak Bola Kecamatan Air Upas yang berlangsung khidmat dan diikuti oleh unsur pemerintah serta pemangku kepentingan pendidikan.

 

Kegiatan peluncuran turut dimeriahkan dengan penampilan Tari Tradisional Air Upas oleh siswi SMPN 1 Air Upas sebagai simbol harmonisasi antara pendidikan modern dan pelestarian budaya lokal. (Mi)