EQUATOR, KETAPANG - Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto membuka kegiatan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Ketapang Tahun 2026, Sabtu (01/08/2026).

 

Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berhasil melewati rangkaian seleksi secara objektif, transparan, dan akuntabel melalui sistem yang diselenggarakan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan difasilitasi Pemkab Ketapang Kesbangpol. 

 

"Saya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah lolos seleksi. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras, doa, serta dukungan dari orang tua, guru, dan sekolah masing-masing," kata Sekda. 

 

Sekda menegaskan bahwa program Paskibraka bukan sekadar mempersiapkan petugas pengibar dan penurun bendera pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda.

 

"Melalui pendidikan dan pelatihan ini, peserta akan ditempa secara fisik, mental, maupun intelektual. Mereka akan belajar disiplin, kepemimpinan, tanggung jawab, semangat gotong royong, nasionalisme, serta pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya. 

 

Diketahui, sebelum memasuki tahapan pendidikan dan pelatihan, sebanyak 127 peserta mengikuti seleksi administrasi yang terdiri dari 90 putra dan 37 putri. 

 

Usai melalui beberapa tahapan seleksi, mulai dari tes Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, tes inteligensi umum, kesehatan, parade, Peraturan Baris Berbaris (PBB), kesamaptaan hingga kepribadian, akhirnya terpilih 27 calon Paskibraka.

 

Semuanya terdiri dari 21 putra dan 6 putri yang berasal dari 15 sekolah di Kabupaten Ketapang. (dul)