EQUATOR, MELAWI — Reiold Lumbanturuan (12) ditemukan meninggal dunia setelah tiga hari pencarian di Sungai Kapuas, Desa Sungai Pinang, Kecamatan Pinoh Utara, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Senin (28/09/2026). Sebelumnya, korban dilaporkan tenggelam dan terbawa arus saat mandi di Sungai, Sabtu (26/09/2026) sekitar pukul 16.15 WIB.
Korban yang merupakan warga Dusun Jaba, Desa Sungai Pinang ini tidak bisa berenang. Ketika hanyut terbawa arus dan tenggelam, upaya pencarian sebelumnya telah dilakukan oleh keluarga, warga sekitar, serta aparat desa. Namun korban belum berhasil ditemukan. Memasuki hari ketiga operasi SAR, tim gabungan kembali melaksanakan pencarian sejak pukul 06.00 WIB.
Pencarian dilakukan dengan penyisiran permukaan di sepanjang aliran Sungai Kapuas, terutama ke arah hilir dari lokasi kejadian. Tepat pukul 07.41 WIB, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi mengapung dan dinyatakan meninggal dunia (MD). Korban ditemukan sekitar 1,53 nautical mile (NM) ke arah hilir dari lokasi kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pontianak, Budiono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR yang telah terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi korban.
“Kami turut berduka cita dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Terima kasih kepada seluruh unsur SAR dan masyarakat yang telah bersama-sama membantu proses pencarian hingga korban ditemukan. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” katanya.
Pada pukul 08.17 WIB, korban kemudian dievakuasi dan diserahterimakan kepada pihak keluarga. Selanjutnya, pada pukul 08.30 WIB, Search and Rescue Mission Coordinator (SMC) mengusulkan penutupan operasi SAR. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing. (m@nk)
Komentar
Login untuk Berkomentar
Silakan login untuk memberikan komentar