EQUATOR, BANJARBARU – Srikandi PLN UIP3B Kalimantan berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru menyelenggarakan Pelatihan Perempuan Tangguh Bencana di Aula Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Rabu (22/07/2026).

 

Mengusung tema "Membangun Ketangguhan Perempuan sebagai Garda Terdepan dalam Mitigasi Bencana", kegiatan ini diikuti oleh komunitas perempuan, kepala keluarga, dan perempuan difabel dari Kecamatan Cempaka. Pelatihan bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan dalam memahami risiko bencana, membangun kesiapsiagaan keluarga, serta melakukan langkah-langkah evakuasi saat terjadi keadaan darurat.

 

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan risiko bencana di wilayah Kecamatan Cempaka, peran perempuan sebagai agen ketangguhan keluarga, hingga praktik simulasi evakuasi bencana. Kegiatan juga dikemas secara interaktif melalui permainan edukatif, pre-test, dan post-test untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap mitigasi bencana.

 

Salah satu peserta pelatihan, Mardiana, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

"Pelatihan ini sangat bermanfaat karena kami jadi tahu langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana. Materinya mudah dipahami dan simulasinya membuat kami lebih siap untuk melindungi diri sendiri maupun keluarga," ungkap Mardiana.

 

Champion Srikandi PLN UIP3B Kalimantan, Endah Trianingtiyas, mengatakan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam membangun budaya siaga bencana dimulai dari lingkungan keluarga.

 

"Perempuan memiliki peran penting dalam membangun ketangguhan keluarga. Melalui pelatihan ini, kami berharap semakin banyak perempuan yang menjadi pelopor kesiapsiagaan bencana dan mampu mengedukasi keluarga maupun masyarakat agar lebih siap menghadapi berbagai potensi bencana," ujar Endah.

 

General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, mengatakan bahwa kolaborasi dengan BPBD Kota Banjarbaru merupakan bentuk komitmen PLN untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

"Keandalan kelistrikan harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap masyarakat. Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat budaya mitigasi bencana, sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak perempuan tangguh yang mampu menjadi penggerak kesiapsiagaan di lingkungan sekitarnya," kata Riko.

 

Melalui kolaborasi ini, Srikandi PLN UIP3B Kalimantan bersama BPBD Kota Banjarbaru berharap dapat memperkuat peran perempuan sebagai pelopor kesiapsiagaan bencana, sehingga tercipta keluarga dan masyarakat yang lebih tangguh, aman, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana. (m@nk)