eQuator, KETAPANG - Pemerintah Kabupaten Ketapang memastikan rute penerbangan langsung Ketapang - Jakarta dan sebaliknya akan segera dibuka. Rute tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 5 Juni 2026 mendatang. 

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi kepada pihak maskapai atas realisasi rute tersebut. Kehadiran rute ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan konektivitas dan efisiensi perjalanan masyarakat.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Fly Jaya yang telah membuka jalur penerbangan ini. Tentu ini sangat membantu efisiensi waktu dan tenaga, karena sebelumnya masyarakat harus melalui rute Ketapang - Pontianak - Jakarta,” kata Alex. 

Alex mengatakan kehadiran rute Ketapang - Jakarta dan sebaliknya merupakan hasil dari upaya yang telah diperjuangkan sejak tahun sebelumnya.

“Ini adalah cita-cita kita bersama yang sudah kita usahakan dari tahun lalu. Dan hari ini mulai terwujud,” ungkap Alex. 

Menuru Alex, kehadiran penerbangan langsung tidak hanya memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam mendukung dunia usaha dan investasi.

Sementara itu, Direktur Niaga PT Fly Jaya, Ary Mercyanto menuturkan bahwa rute ini akan diuji coba terlebih dahulu dengan frekuensi terbatas.

“Penerbangan kita coba dulu tiga kali dalam seminggu untuk rute Ketapang–Jakarta dengan tipe pesawat ATR. Ini adalah cita-cita Pak Bupati, dan pemerintah daerah sangat mendukung. Harapan kami rute ini bisa bertahan dan terus berkembang dengan dukungan masyarakat,” harapnya. 

Dia menegaskan bahwa pihaknya menargetkan pembukaan rute pada awal Juni 2026 mendatang. 

“Kami menargetkan pada tanggal 5 Juni. Mohon doanya agar semua berjalan lancar, sehingga rute ini bisa resmi dibuka,” tambahnya.

PT Fly Jaya sendiri merupakan maskapai bertarif rendah (LCC) yang didirikan tahun 2024 oleh PT Surya Mataram Nusantara dan mulai beroperasi pada Juli 2025. 

 

Maskapai PT Fly Jaya berfokus pada konektivitas regional dengan armada ATR 72-500, serta melayani sejumlah rute domestik, khususnya dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta.

Dari sisi kesiapan infrastruktur, Bandara Rahadi Oesman Ketapang memastikan seluruh aspek telah siap untuk mendukung operasional penerbangan tersebut. 

 

Kasi Pelayanan dan Kerjasama Bandara Rahadi Oesman, Donny S Harris menyebutkan bahwa pihaknya kini memprioritaskan peningkatan pelayanan di terminal.

“Kesiapan bandara kami sudah siap. Saat ini prioritas kami adalah pelayanan di terminal ketika rute ini dibuka,” jelasnya.

Sebagai respon, sejumlah perusahaan yang beroperasi di Ketapang pun menyambut baik rencana tersebut.

 

Mereka menilai akses penerbangan langsung akan sangat membantu mobilisasi karyawan, baik untuk keperluan cuti, perjalanan dinas, maupun kebutuhan mendesak lainnya. (lim)