EQUATOR, Ketapang - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo meresmikan ruas Jalan Pelang – Sungai Kepuluk, Sabtu (04/04/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah. 

 

Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan bahwa pembangunan ruas jalan tersebut menghadapi tantangan teknis cukup besar. Kondisi tanah gambut di kawasan itu mengharuskan penggunaan konstruksi khusus berupa tiang pancang.

 

“Secara teknis, pembangunan jalan di kawasan ini membutuhkan biaya yang sangat besar. Untuk satu kilometer saja bisa mencapai sekitar Rp40 miliar, sementara panjang ruas jalan kurang lebih 17 kilometer,” jelas Bupati. 

 

Alex menegaskan bahwa keterbatasan kemampuan keuangan daerah menjadi salah satu faktor utama, sehingga pembangunan dilakukan secara bertahap.

 

“Kita harus menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Pembangunan tidak bisa dilakukan sekaligus, tetapi dilakukan secara bertahap agar tetap menjangkau kebutuhan pembangunan di wilayah lain,” kata Alex. 

 

Bupati menyampaikan bahwa selain ruas Jalan Pelang – Sungai Kepuluk, pemerintah daerah juga terus berkomitmen melanjutkan pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah lain, seperti Sandai, Sungai Laur, Tumbang Titi, hingga kawasan pesisir.

 

Untuk mempercepat pembangunan, Pemerintah Ketapang terus menjalin koordinasi dan sinergi dengan pemerintah pusat maupun provinsi, termasuk melalui dukungan program Kementerian Pekerjaan Umum serta berbagai skema pendanaan lainnya.

 

Tidak hanya itu, Bupati juga mengapresiasi peran pihak swasta yang turut berkontribusi melalui semangat gotong royong.

 

“Kami mengajak seluruh pihak, termasuk perusahaan yang berinvestasi di Ketapang, untuk bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan daerah. Kehadiran investasi diharapkan memberi dampak nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

 

Pada tahun 2026, pemerintah daerah akan melanjutkan penanganan ruas Jalan Pelang – Sungai Kepuluk, terutama pada titik-titik yang masih memerlukan perbaikan, termasuk di sekitar kawasan Cafe Merah.

 

Ia berharap dalam dua hingga tiga tahun ke depan, kondisi jalan tersebut semakin baik dan layak dilalui tanpa kendala berarti.

 

“Kita optimis, dengan kerja bersama dan dukungan semua pihak, ruas jalan ini dapat segera tuntas dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tutupnya. (Mi/Dul)