EQUATOR, Sintang. Kerja nyata Ria Norsan dan Krisantus Kurniawan mewujudukan pemerataan Pembangunan dan Peningkatan Infrastruktur Kalimantan Barat yang Adil dan Berkelanjutan terus dilakukan. Salah satunya percepatan pembenahan ruas jalan provinsi dan jembatan yang ada di Kabupaten Sintang.

 

Menurut Gubernur Ria Norsan, pembangunan infrastruktur ini penting sebagai sarana mobilitas untuk mendukung distribusi barang dan jasa. Sekaligus menggerakan perekonomian masyarakat, terutama di wilayah pedalaman.

 

“Kami tahu betul infrastruktur ini sangat penting untuk memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Makanya kita akan benahi,” kata Ria Norsan saat Safari Ramadan di Kabupaten Sintang.

 

Untuk diketahui, salah satu ruas jalan yang menjadi fokus perbaikan adalah rute Nanga Mau ke Tebidah menuju Serawai. Panjangnya lebih dari 100 kilometer, dan memiliki peran vital terhadap konektifitas serta mobilitas warga pedalaman Sintang.

 

Sehingga, kebijakan ini merupakan wujud nyata dari pemerataan pembangunan dari desa hingga kota untuk meningkatkan kesejahtaraan masyarakat di pedesaan. Pemprov Kalbar memperlihatkan bawah pembangunan baik di kota ataupun desa sama. Sehingga tidak terjadi ketimpangan.

 

“Kita ingin pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, kami turun langsung melihat kondisi di lapangan,” ucap Norsan.

 

Peninjauan langsung di lapangan dilakukan untuk memastikan bahwa pembangunan ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan RKPD Tahun 2027.

 

Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny menyampaikan, apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi terhadap kondisi infrastruktur di wilayahnya. Ia menilai, perbaikan akses jalan akan membawa dampak besar terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

 

"Perbaikan akses jalan akan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, distribusi hasil pertanian, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Florensius Ronny. (itl)