EQUATOR, KETAPANG - Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, H Achmad Sholeh melaksanakan Reses masa persidangan III tahun sidang 2025–2026 di Desa Sungai Nanjung, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Daerah Pemilihan (Dapil) VII.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi pembangunan untuk kemudian diperjuangkan melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran daerah.
Pada kesempatan itu, berbagai aspirasi disampaikan masyarakat. Meliputi peningkatan jalan lingkungan, pembukaan akses jalan, pembangunan jalan pertanian, normalisasi drainase, sarana pendidikan formal maupun non formal serta rumah ibadah.
Dalam laporannya, Achmad Sholeh menegaskan bahwa reses merupakan agenda konstitusional anggota DPRD untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat.
"Sekaligus menyerap berbagai masukan sebagai bahan penyusunan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD," kata Sholeh.
Merespon berbagai usulan, dia menjelaskan bahwa setiap aspirasi akan ditindaklanjuti sesuai skala prioritas, mekanisme perencanaan, kewenangan pemerintah, dan kemampuan anggaran daerah.
"Saya minta masyarakat melengkapi setiap usulan dengan data lokasi yang jelas, foto, serta titik koordinat agar memudahkan proses verifikasi teknis," jelas Sholeh.
Ia menegaskan, DPRD memiliki fungsi menyerap aspirasi masyarakat, membahas anggaran, dan mengawasi pelaksanaan pembangunan.
"Sedangkan proses pelaksanaan proyek dilakukan melalui mekanisme pengadaan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," lanjutnya.
Selain menyerap aspirasi, Ketua DPRD turut mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) khususnya saat kemarau.
"Saya mengajak masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat segera ditangani," harapnya.
Menurut Sholeh, masyarakat juga memiliki tanggung jawab menjaga lingkungan. Sementara DPRD juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memperkuat upaya pencegahan di wilayah yang rawan Karhutla. (dul)
Komentar
Login untuk Berkomentar
Silakan login untuk memberikan komentar