EQUATOR, KETAPANG - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo secara resmi membuka kegiatan Launching Donor Darah Ketapang Sehat yang diinisiasi Yayasan Laskar Peduli Ketapang, di Pendopo Bupati Ketapang, Senin (13/07/2025).
Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam membangun gerakan sosial kemanusiaan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat untuk mendukung ketersediaan stok darah di Kabupaten Ketapang.
Dalam sambutannya, Bupati Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Yayasan Laskar Peduli Ketapang yang telah menggagas kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Menurut Alex, kegiatan tersebut merupakan salah satu contoh nyata kolaborasi masyarakat bersama pemerintah dalam membangun daerah. Tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui aksi-aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Yayasan Laskar Peduli Ketapang beserta seluruh jajaran yang telah menginisiasi kegiatan donor darah ini. Ini adalah kegiatan sosial yang sangat positif dan patut kita dukung bersama," kata Bupati.
Alex menilai, donor darah merupakan bentuk kepedulian yang sangat sederhana, namun memiliki manfaat sangat besar. Karena dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain.
Ia berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti hanya pada seremoni peluncuran, melainkan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
"Yang terpenting bukan hanya launching hari ini, tetapi bagaimana kegiatan donor darah ini dapat terus berjalan secara rutin dan menjadi gerakan bersama masyarakat Kabupaten Ketapang," mintanya.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk mulai membiasakan diri menjadi pendonor darah secara sukarela. Sebab, selain membantu sesama, donor darah memberikan manfaat bagi kesehatan pendonor.
"Melalui donor darah, kita bukan hanya membantu orang lain, tetapi juga menjaga kesehatan diri sendiri. Ini adalah bentuk kepedulian yang memberikan manfaat bagi semua pihak," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi pemerintah, BUMN, BUMD, perusahaan swasta, organisasi kemasyarakatan, komunitas, hingga lembaga pendidikan untuk bersama-sama mendukung gerakan donor darah.
Dia meminta setiap instansi dapat secara berkala menyelenggarakan kegiatan donor darah. Sehingga kebutuhan darah di Kabupaten Ketapang dapat terpenuhi dengan baik.
"Kegiatan donor darah tidak harus dilaksanakan di satu tempat. Bisa dilakukan di kantor-kantor, instansi, perusahaan, sekolah maupun pada setiap kegiatan besar yang melibatkan masyarakat," ungkapnya.
Ia pun meminta Dinas Kesehatan bersama PMI Kabupaten Ketapang agar terus bersinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Termasuk memastikan pelaksanaan donor darah berjalan dengan aman, lancar, dan berkesinambungan," mintanya.
Dia berpendapat, penyediaan stok darah merupakan salah satu kebutuhan penting dalam pelayanan kesehatan yang harus mendapat perhatian bersama.
Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, PMI, organisasi sosial, dunia usaha, serta seluruh lapisan masyarakat.
"Persoalan kemanusiaan tidak bisa diselesaikan sendiri. Kita membutuhkan sinergi dan gotong royong semua pihak agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tambahnya.
Pada kesempatan itu, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap gerakan kemanusiaan, Bupati Alexander Wilyo turut menjadi pendonor darah pertama setelah secara resmi membuka kegiatan. (dul)
Komentar
Login untuk Berkomentar
Silakan login untuk memberikan komentar