EQUATOR, KETAPANG - Bupati Kabupeten Ketapang, Alexander Wilyo menerbitkan surat resmi tertuju pada PT Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas dan seluruh SPBU di Kabupaten Ketapang.
Surat yang ditandatangani 21 Juli 2026 tersebut berisi permintaan agar seluruh pihak segera mengambil langkah konkret mempercepat distribusi, sekaligus memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat.
Hal demikian dilakukan sebagai respon menyikapi kelangkaan BBM di Ketapang yang mengakibatkan antrian panjang beberapa hari terakhir.
Bupati Alex mengatakan bahwa kelangkaan BBM berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, pelaku usaha, serta kelancaran distribusi barang dan jasa.
Sebab itu, pemerintah daerah meminta Pertamina Patra Niaga segera menambah kuota pasokan dan mempercepat penyaluran BBM ke seluruh SPBU. Utamanya di wilayah yang menghadapi kendala distribusi.
Kemudian, seluruh pengelola SPBU diminta memberikan pelayanan sesuai ketentuan, menjaga ketersediaan stok, serta memastikan penyaluran BBM dilakukan secara tertib, tepat sasaran.
"Tidak kalah penting dijual sesuai harga resmi yang telah ditetapkan pemerintah atau HET," kata Bupati dalam surat tersebut.
Adapun bentuk pengawasan, Pemerintah Kabupaten Ketapang bersama Forkopimda akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait sampai distribusi BBM normal.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM berlebihan. Pemerintah berharap seluruh elemen masyarakat ikut menjaga ketertiban selama proses normalisasi pasokan berlangsung.
"Pemerintah berkomitmen mengawal penyelesaian persoalan ini. Kami ingin aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan mobilitas masyarakat segera kembali berjalan normal," pungkasnya. (dul)
Komentar
Login untuk Berkomentar
Silakan login untuk memberikan komentar