EQUATOR, Pontianak. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah menyediakan internet gratis di sekolah. Program ini sebagai peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran, demi mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Kebijakan tersebut merupakan komitmen Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui program prioritas penyediaan internet gratis di sekolah.
Ria Norsan menjelaskan, akses internet gratis di sekolah bukan sekadar penyediaan jaringan. Namun bagian dari strategi besar mendorong digitalisasi pendidikan di Kalbar.
“Internet gratis di sekolah bukan hanya soal jaringan, tapi untuk membuka akses ilmu pengetahuan seluas-luasnya,” lugas Ria Norsan, baru-baru ini.
Sebagai informasi, program internet gratis sudah masuk ke sembilan sekolah di Kalimantan Barat. Kebijakan ini bakal terus diperluas hingga mencakup seluruh sekolah di wilayah bumi Borneo Barat.
Norsan bilang, program tersebut bukan hanya mendukung proses belajar mengajar. Tapi juga membuka peluang generasi muda untuk mampu bersaing secara positif di tingkat nasional hingga internasional.
Selain program internet gratis, Pemprov Kalbar juga memberikan bantuan langsung kepada siswa siswi, khususnya dari keluarga kurang mampu. Yaitu bantuan subsidi SPP. Bantuan akan diberikan kepada 21.000 siswa SMA, SMK, dan SLB swasta yang tersebar di 274 sekolah di seantero Kalimantan Barat.
“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak-anak Kalimantan Barat yang putus sekolah. Apalagi karena keterbatasan biaya,” tegas politisi Partai Gerindra ini.
Kebijakan ini merupakan bukti nyata, jika Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar memberi perhatian khusus terhadap sektor Pendidikan. Tidak hanya terfokus pada sekolah negeri, tetapi juga menjangkau sekolah swasta.
Capaian tersebut menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk menjadikan pendidikan sebagai investasi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia di daerah. (itl)
Komentar
Login untuk Berkomentar
Silakan login untuk memberikan komentar