EQUATOR, KUBU RAYA— Bupati Kubu Raya Sujiwo meresmikan Taman Pasar Kakap di Desa Sungai Kakap, Kecamatan Sungai Kakap, Jumat (07/08/2026). Peresmian ini menjadi langkah awal penataan kawasan yang dulunya kumuh menjadi pusat ekonomi dan ruang publik baru di Kubu Raya. Sujiwo mengatakan penataan kawasan pasar bukan hanya mempercantik wilayah, tetapi juga memperbaiki wajah Kalimantan Barat dan Kabupaten Kubu Raya.

 

"Ketika kita menata ini, artinya sedang memperbaiki wajahnya Kalimantan Barat, wajahnya Kubu Raya. Yang awalnya kumuh menjadi tertata dan yang paling utama akan ada pergerakan ekonomi. Kemudian membuat bahagia masyarakat," kata Sujiwo.

 

Sujiwo merinci rencana pemerintah kabupaten untuk menata tiga titik di kawasan tersebut. 

 

"Pertama, Taman Pasar Kakap yang telah diresmikan. Kedua, kawasan susur sungai. Ketiga, Pusat Jajanan Selera Rakyat atau Pujasera di eks terminal milik pemerintah kabupaten yang dikelola Dinas Perhubungan," terangnya.

 

Untuk menghidupkan Pujasera, pemerintah kabupaten menargetkan pendapatan dari retribusi parkir inap sebesar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per hari. Dana itu akan digunakan untuk pengelolaan kawasan.

 

"Nanti saya minta tolong Pak Sekda, perangkat daerah terkait, dan Perumda Aneka Usaha duduk diskusi. Itu akan kita bikin yang keren banget. Kita hanya memanfaatkan aset-aset yang selama ini tidak tergarap," jelas Sujiwo.

 

Ia juga meminta pendataan lapak UMKM dilakukan segera dan pengelolaannya dilakukan secara profesional. Pemerintah kabupaten juga akan membangun kios untuk pedagang yang belum kebagian tempat saat relokasi. Lebih lanjut untuk memeriahkan kawasan, Sujiwo mengatakan akan menghadirkan hiburan rakyat tanpa membebani APBD.

 

"Hiburannya saya kasih gratis. Ada tiga artis Kota Pontianak dan satu artis nasional, Weni. Ada Ruri Repvblik, ada Obbie Messakh, ada Weni. Kemudian Cak Lontong besok di Dermaraja Rasau. Boleh dicek, tidak menggunakan APBD sama sekali. Kita kolaborasi semuanya," ujarnya.

 

Sujiwo mengapresiasi dukungan masyarakat, Forkopimda Plus, TNI AL, dan Perumda Tirta Raya yang terus mengawal penataan. Di akhir sambutan, Sujiwo mengajak masyarakat menjaga kebersihan, keamanan, dan etika di kawasan tersebut.

 

"Tolong ini dijaga. Harus mempunyai rasa memiliki," pungkasnya. (sya)