EQUATOR, KUBU RAYA – Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kubu Raya berlangsung sukses. Namun, Bupati Kubu Raya Sujiwo mengingatkan pekerjaan sesungguhnya justru baru dimulai setelah acara berakhir. 

 

Di mana implementasi 10 Program Pokok PKK harus menjadi prioritas seluruh pengurus PKK, mulai dari tingkat kabupaten hingga kelompok Dasawisma. 

 

Sujiwo menilai Dasawisma merupakan ujung tombak pemerintah dalam mendeteksi berbagai persoalan sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat. Melalui Dasawisma, berbagai persoalan seperti stunting, tuberkulosis (TBC), ibu hamil berisiko, lansia terlantar, hingga keluarga miskin dapat terdata lebih cepat sebelum ditindaklanjuti pemerintah.

 

"Saya ini hanya satu orang bupati, wakil bupati juga satu, sekda juga satu. Tidak mungkin menjangkau seluruh rumah warga. Karena itu saya berharap Dasawisma benar-benar berjalan sehingga tidak ada persoalan masyarakat yang luput dari perhatian," kata Sujiwo usai menghadiri penutupan peringatan HKG PKK di halaman kantor bupati.

 

Sujiwo menekankan pembangunan daerah tidak mungkin dilakukan sendirian. Seluruh unsur pemerintah, organisasi kemasyarakatan, PKK, hingga tokoh masyarakat harus bergerak bersama.

 

"Kalau semua menyatukan kekuatan, percepatan pembangunan akan jauh lebih cepat," katanya.

 

Menurutnya, keberhasilan menjadi tuan rumah HKG PKK ke-54 bukan sekadar diukur dari kemeriahan acara maupun jumlah trofi yang dibawa pulang.

 

“Yang jauh lebih penting adalah memastikan semangat gotong royong dan 10 Program Pokok PKK benar-benar hidup hingga ke tingkat Dasawisma sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat,” sebutnya.

 

Sujiwo mengaku telah lama mengikuti penyelenggaraan HKG PKK di berbagai daerah. Karena itu, ia bersyukur Kubu Raya mampu menjadi tuan rumah yang kemudian mendapat apresiasi dari para peserta maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

 

"Terima kasih kepada wakil bupati, sekretaris daerah, seluruh kepala perangkat daerah, hingga staf yang telah bekerja luar biasa sehingga mendapat apresiasi dari Pak Gubernur dan seluruh peserta," ujarnya.

 

Menurut Sujiwo, prestasi yang diraih Kubu Raya berupa juara pertama HKIA Ceria dan juara kedua peragaan busana patut disyukuri. Namun menurutnya, kemenangan bukanlah tujuan utama penyelenggaraan HKG PKK.

 

"Juara itu penting, tetapi bukan tujuan utama. Yang lebih penting adalah bagaimana intisari kegiatan ini benar-benar dilaksanakan dalam kehidupan masyarakat," ucapnya.

 

Peringatan HKG PKK ke-54 secara resmi ditutup oleh Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Kegiatan turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat Erlina Ria Norsan, para Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Kalimantan Barat, serta jajaran pemerintah daerah. (sya)