EQUATOR, Ketapang – Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, Repalianto menghadiri kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Ketapang, Selasa (31/03/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan Silaturahmi Wujudkan Kehidupan Harmoni” tersebut digelar di Aula Kantor Sekretariat FKUB Ketapang dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh pemuda, serta tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Sekda membacakan sambutan tertulis Bupati Ketapang yang diawali dengan ucapan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar momentum Idul Fitri menjadi sarana memperkuat persaudaraan dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Semoga seluruh amal ibadah selama bulan suci Ramadhan diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa, serta menjadikan kita pribadi yang lebih baik, lebih sabar, dan lebih peduli terhadap sesama,” lanjutnya.
Dalam sambutan tersebut, pemerintah daerah juga menyoroti tantangan kehidupan bermasyarakat yang semakin kompleks, seiring arus globalisasi, perkembangan teknologi informasi, serta dinamika sosial yang terus berkembang.
“Kita dihadapkan pada berbagai perbedaan dan dinamika sosial. Oleh karena itu, diperlukan kedewasaan, kearifan, dan kebijaksanaan dalam menyikapinya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Ketapang menekankan pentingnya menumbuhkan nilai toleransi, saling menghormati, serta menjunjung tinggi persatuan di tengah keberagaman.
“Perbedaan yang ada hendaknya menjadi kekuatan untuk memperkaya kehidupan sosial, bukan menjadi sumber perpecahan,” ujarnya.
Dia menambahkan, kerukunan merupakan kunci dalam menciptakan suasana yang damai dan kondusif bagi pembangunan daerah.
“Dengan kerukunan, kita dapat menciptakan suasana yang damai, aman, dan kondusif sehingga pembangunan di Kabupaten Ketapang dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Momentum Halal Bihalal ini juga dinilai sebagai waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi dan membangun kembali hubungan harmonis di tengah masyarakat.
“Mari kita jadikan momen ini untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menjaga keharmonisan di tengah kehidupan bermasyarakat,” ajaknya.
Pemerintah daerah juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya tokoh agama dan tokoh masyarakat, untuk terus menjadi teladan dalam menjaga kerukunan serta memberikan edukasi positif kepada masyarakat.
Dalam konteks keberagaman Kabupaten Ketapang yang terdiri dari berbagai suku, agama, budaya, dan adat istiadat, peran FKUB dinilai sangat strategis sebagai wadah komunikasi dan dialog antarumat beragama.
“Keberagaman adalah anugerah yang harus kita jaga bersama. FKUB memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi dan konsolidasi antarumat beragama,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Ketapang juga menyampaikan apresiasi kepada FKUB yang selama ini aktif menjaga kerukunan melalui berbagai kegiatan.
“Kami mengapresiasi FKUB yang terus berupaya menjaga dan memelihara kerukunan umat beragama melalui dialog, edukasi, hingga mediasi berbagai persoalan keagamaan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Ketapang, Heronimus Tanam menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.
“Kami terus berupaya agar masyarakat Kabupaten Ketapang tetap rukun, termasuk dengan turun langsung ke kecamatan-kecamatan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa FKUB terus aktif memberikan pemahaman terkait pentingnya toleransi di tengah kehidupan sosial yang beragam.
“Kami ingin masyarakat semakin memahami bahwa toleransi adalah kunci utama dalam menjaga persatuan dan kedamaian,” tambahnya.
Heronimus juga mengungkapkan, capaian FKUB pada tahun sebelumnya, di mana pihaknya berhasil meraih dua penghargaan di bidang literasi keagamaan.
“Tahun lalu, FKUB Kabupaten Ketapang berhasil meraih dua penghargaan di bidang literasi keagamaan, serta juara pertama lomba video pendek bertema kerukunan yang didukung oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik,” pungkasnya. (Mi)
Komentar
Login untuk Berkomentar
Silakan login untuk memberikan komentar