eQuator, KETAPANG – Mengantisipasi fluktuasi harga kebutuhan pokok pasca Idul Fitri 2026, Gubernur Kalbar Ria Norsan terus mengintensifkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di tengah rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Ketapang. Kegiatan berlangsung di Gedung Pancasila Ketapang, Kamis (09/04/2026).
Langkah ini diambil sebagai strategi jitu untuk menekan laju inflasi dan memastikan akses pangan yang terjangkau bagi masyarakat luas.
Setibanya di lokasi, warga terlihat antusias yang rela mengantri sejak siang hari demi mendapatkan harga bahan pangan lebih murah dari pasaran yang menyediakan berbagai komoditas strategis dengan harga di bawah rata-rata pasar.
Dalam pelaksanaan GPM kali ini, pemerintah telah memberikan harga subsidi terhadap bahan pokok yang dijual ke masyarakat.
"Jadi kalau di pasaran harga ini dijual seharga Rp120.000, kemudian kita subsidi sebesar Rp30.000 sehingga harga perpaket ini kita jual seharga Rp90.000. Oleh karena Bapak ibu sudah lama mengantre, kita berikan subsidi kembali, maka bapak ibu cukup membayar sebesar Rp50.000," terang Norsan disambut tepuk tangan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menegaskan bahwa stok pangan saat ini dalam kondisi aman.
"Gerakan ini bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan bentuk kehadiran pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan distribusi pangan dari produsen langsung ke tangan konsumen tanpa rantai distribusi yang terlalu panjang," pungkas Norsan. (*)
Komentar
Login untuk Berkomentar
Silakan login untuk memberikan komentar