EQUATOR, KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya Sujiwo meresmikan Jembatan Gantung Simpang Kanan di Desa Simpang Kanan, Kecamatan Sungai Ambawang, Selasa (27/10/2026) pagi. Menjadi langkah penting dalam membuka akses wilayah, peresmian jembatan mendapatkan apresiasi dari Anggota Komisi V DPR RI Syarif Abdullah Alkadrie. Sebab, keberadaan jembatan dapat mempercepat mobilitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan perdesaan.

 

“Dengan tersedianya akses penghubung ini, mobilitas warga menjadi lebih praktis, waktu perjalanan menuju Pontianak dapat dipangkas, dan distribusi hasil produksi masyarakat diharapkan semakin lancar,” kata Syarif Abdullah Alkadrie saat bersama Bupati Sujiwo meresmikan jembatan.

 

Syarif menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kubu Raya beserta seluruh jajaran pemerintah daerah atas dukungan dan kerja sama dalam mewujudkan pembangunan jembatan gantung. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menghadirkan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati beserta seluruh jajaran di wilayah Kubu Raya. Tanpa bantuan dan dukungan beliau, tentu akan mengalami kesulitan dalam mewujudkan pembangunan ini. Jembatan ini membuka akses masyarakat yang sebelumnya harus menggunakan rakit untuk menyeberang,” ucapnya.

 

Ia menjelaskan keberadaan jembatan tidak hanya mempermudah aktivitas sehari-hari masyarakat, tetapi juga memangkas waktu tempuh perjalanan. Selain itu, pembangunan jembatan yang didukung peningkatan infrastruktur jalan berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan. Kemudahan akses transportasi dapat meningkatkan nilai kawasan, memperlancar aktivitas perdagangan, dan membuka peluang pengembangan usaha masyarakat.

 

“Dengan dibangunnya jembatan ini, akses masyarakat menjadi lebih mudah dan waktu perjalanan juga bisa dipersingkat. Dari sisi ekonomi, dengan dukungan jalan yang sudah dibangun dan jembatan yang sekarang terhubung, tentu kita berharap kawasan ini semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

 

Syarif mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung setiap upaya pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga kehidupan sosial dan budaya masyarakat.

 

“Saya berharap masyarakat dapat bersama-sama mendukung setiap langkah pembangunan. Pembangunan ini akan membawa dampak bagi kita semua, baik secara ekonomi, sosial, maupun budaya. Mudah-mudahan apa yang kita bangun ini juga menjadi amal kebaikan yang bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya.

 

Bupati Kubu Raya Sujiwo menyampaikan terima kasih kepada Syarif Abdullah atas ikhtiar dan perjuangan dalam mendorong terwujudnya Jembatan Gantung Simpang Kanan. Ia menyatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

 

“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kubu Raya, khususnya masyarakat Kecamatan Sungai Ambawang dan Desa Simpang Kanan, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Syarif Abdullah yang telah berikhtiar memperjuangkan terwujudnya jembatan ini. Keberadaannya sangat membantu masyarakat, terutama dalam membuka akses dan menggerakkan perekonomian,” kata Sujiwo.

 

Menurutnya, keberadaan jembatan yang terhubung dengan jalan poros ekonomi akan memberikan dampak positif terhadap aktivitas masyarakat. Infrastruktur yang memadai memungkinkan hasil perkebunan, pertanian, hingga perikanan lebih mudah dipasarkan ke berbagai wilayah. 

 

Sujiwo menjelaskan penamaan jalan poros ekonomi memiliki tujuan yang jelas, yakni mendorong pergerakan ekonomi masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang terintegrasi. Jalan yang baik dan jembatan yang saling terhubung akan memperlancar arus barang dan jasa, sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi hasil produksi.

 

“Kenapa kita memberikan nama jalan poros ekonomi? Tujuannya untuk mengungkit dan menggerakkan roda perekonomian. Kalau jalannya sudah mulus dan jembatan-jembatan seperti ini sudah terhubung, masyarakat akan lebih mudah memasarkan hasil kebun, hasil tani, dan hasil pertanian. Bahkan, hasil laut dari wilayah Kubu dan Teluk Pakedai juga akan lebih mudah didistribusikan,” jelasnya.

 

Sujiwo menambahkan, kelancaran arus barang dan jasa akan membuka peluang usaha baru yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Tumbuhnya aktivitas ekonomi diharapkan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan warga, dan menekan angka pengangguran.

 

“Begitu arus barang dan jasa lancar, peluang usaha akan bermunculan. Ketika peluang usaha semakin banyak, masyarakat bisa menjalankan usahanya dengan lebih nyaman. Dengan begitu, kita berharap angka pengangguran dapat ditekan dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” terangnya. (sya)