eQuator, KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus mempercepat realisasi program rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto mengatakan dukungan daerah terhadap program rumah rakyat bukan sekadar slogan. Ia mengungkapkan Kubu Raya bahkan berhasil menjadi daerah tercepat dalam percepatan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) tingkat nasional.

 

“Program tiga juta unit rumah ini kalau tidak didukung tentu sulit berjalan. Dan bukti kami mendukung, Kabupaten Kubu Raya menjadi juara satu percepatan PBG nasional. Saya sendiri yang menerima penghargaan dari Menteri Perumahan,” kata Wakil Bupati Sukiryanto usai mengikuti Diskusi Panel Peningkatan Akses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), Kamis (30/04/2026), di Aula Praja Utama Kantor Bupati Kubu Raya.

 

Sukiryanto memastikan pemerintah daerah tidak akan mempersulit proses perizinan bagi pengembang yang mengikuti aturan.

 

“Kita tidak akan pernah mempersulit perizinan. Insyaallah satu minggu clear selama sesuai SOP aturan,” ujarnya.

 

Di sisi lain, ia mengingatkan para pengembang agar tidak memainkan harga rumah subsidi demi meraup keuntungan berlebih.

 

“Kalau developer yang bandel, enggak usah bandel-bandel di Kubu Raya karena saya paham betul permainannya. Harga yang seharusnya Rp182 juta dijual Rp200 juta lebih itu tidak boleh,” tegasnya.

 

Selain fokus pada percepatan pembangunan rumah, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga telah menuntaskan penyerahan aset prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) dari pengembang kepada pemerintah daerah. Sebanyak 869 sertifikat PSU diserahkan dan akan diproses lebih lanjut bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN). Terkait hal itu, Sukiryanto mengapresiasi pimpinan BPN yang dinilainya punya inisiatif.

 

“Saya berterima kasih kepada Pak Kakan BPN yang punya inisiatif. Selama 18 tahun ini baru sekarang terjadi. Alhamdulillah hari ini Pemkab Kubu Raya menambah aset sebanyak 869 sertifikat,” kata Sukiryanto.

 

Ia berharap percepatan perizinan, pengawasan pengembang, serta penataan aset PSU dapat memperkuat ekosistem pembangunan rumah rakyat di Kubu Raya.

 

“Sehingga manfaat program tiga juta rumah benar-benar dirasakan masyarakat kecil,” harapnya. (sya)