EQUATOR, KETAPANG - Bupati Ketapang, Alexander Wilyo menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026 yang dirangkai dengan syukuran dan doa bersama di Pendopo Bupati Ketapang, Senin (05/10/2026).

 

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Ketapang, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas daerah.

 

Bupati dalam sambutannya saat acara ramah tamah menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 TNI, atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang dan seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang. 

 

Bupati menyampaikan apresiasi atas pengabdian dan peran TNI dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus mendukung berbagai program pembangunan di daerah.

 

“Dirgahayu TNI ke-81. TNI kuat bersama rakyat. Semoga TNI selalu menjadi garda terdepan dalam membela rakyat dan kepentingan rakyat,” ujarnya.

 

Alexander turut mengapresiasi sinergi dan kolaborasi jajaran TNI bersama pemerintah daerah, khususnya dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat.

 

Menurutnya, kerja sama antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur terkait sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan daerah, termasuk kondisi kekeringan dan kabut asap akibat karhutla.

 

Bupati menegaskan bahwa TNI merupakan bagian penting dari kekuatan bangsa yang lahir dari rakyat dan senantiasa mengabdikan diri untuk kepentingan rakyat. 

 

"Saya berharap semangat pengabdian tersebut terus terjaga, sehingga TNI semakin profesional dan senantiasa dicintai masyarakat," cetusnya. 

 

Selain memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan TNI, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kedamaian, dan kekompakan. 

 

Ia pun menyoroti pentingnya memelihara hubungan baik antara masyarakat Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara sebagai bagian dari upaya menjaga keharmonisan di wilayah Tanah Kayong.

 

“Kalau masyarakatnya kompak dan hidup dalam suasana yang adem serta guyub, tentu sangat mempermudah upaya kita untuk membangun Ketapang,” tuturnya. (dul)