EQUATOR, KUBU RAYA – Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (01/06/2026, berlangsung tak biasa. Inspektur upacara, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri RI, Akmal Malik, mengajak ASN dan Forkopimda mengamalkan Pancasila lewat aksi sederhana: menanam cabai untuk ketahanan pangan.

 

"Pancasila tidak hanya dibaca di teks, tapi kita laksanakan dalam keseharian. Kita mulai dengan percontohan membangun ketahanan pangan," kata Akmal dalam amanatnya.

 

Ia mencontohkan hitungan sederhana. Dengan jumlah ASN Pemkab Kubu Raya sekitar 5.000 orang, jika tiap orang menanam 1 pohon cabai maka akan ada 5.000 pohon. Satu pohon cabai bisa menghasilkan 1,4 kg. 

 

"Bayangkan berapa ton cabai. Kita tidak akan inflasi lagi," ujarnya.

 

Akmal menilai pengamalan sila ke-5, Keadilan Sosial, tidak harus rumit. Selain cabai, komoditas seperti terong juga bisa. Ia bahkan mendorong industrialisasi hasil lokal, misalnya cabai diolah jadi sambal botol untuk disuplai ke hotel.

 

"Ini kan adil bagi masyarakat kecil," tambahnya.

 

Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto menyambut baik arahan itu. Ia menekankan pentingnya pemberdayaan 39 ribu UMKM lokal. Menurutnya, perda bisa dibuat agar hotel wajib menyediakan produk UMKM, bukan hanya produk impor.

 

"ASN tidak hanya bisa ke kantor, pulang bisa berusaha memberi manfaat. Biar tamu hotel merasakan produk kita, itulah keadilan sosial," kata Sukir. (sya)