EQUATOR, KUBU RAYA - Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto membuka kegiatan Youth Action Kubu Raya 2026 di halaman Kantor Camat Sungai Ambawang, Sabtu (31/10/2026).


Kegiatan yang digelar KNPI Kabupaten Kubu Raya bersama sejumlah organisasi kepemudaan ini meliputi sunatan massal, pemeriksaan kesehatan, penanaman pohon, hingga seminar kepemudaan.


Menurut Wabup disapa Sukir ini, acara dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 itu menandai keseriusan pemuda dalam mengambil peran untuk memajukan daerah.


"Ini bukti keseriusan para pemuda, bahwa pemuda ambil peran untuk memperingati dan memajukan. Saya yakin kegiatan yang luar biasa ini yang perlu terprogram oleh Pemerintah Kabupaten Kubu Raya," katanya.


Sukir pun berharap kegiatan serupa dapat digelar di setiap kecamatan dengan mengakomodir KNPI dan organisasi kepemudaan (OKP) di masing-masing kecamatan, sehingga berdampak besar terhadap peran pemuda ke depan.


"Pemuda itu adalah harapan bangsa, harapan kita semua. Seperti kata proklamator, beri saya 10 pemuda niscaya akan kuguncang dunia," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Sukir juga memaparkan sejumlah pembangunan yang terus dipacu Pemerintah Kabupaten Kubu Raya di bawah komando Bupati Sujiwo, terutama infrastruktur jalan poros.


"Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berjanji, walaupun tahun ini ada pemotongan anggaran hampir Rp 400 miliar, pembangunan jalan poros tetap berjalan dengan melobi dana APBN. Saya yakin sebelum akhir masa jabatan kami, jalan poros utama itu akan selesai," ujarnya.


Selain infrastruktur, ia menyebutkan kabar baik di bidang pendidikan dan olahraga, di antaranya bantuan revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan dari TK hingga SMA, pembangunan GOR dan stadion di Kuala Dua pada tahun 2028, sekolah rakyat di Punggur Kecil, dan rencana sekolah teriintegrasi di lahan hibah 30 hektare dari PT Wilmar.


"Ini program pembangunan nasional, mudah-mudahan bisa diarahkan ke Kubu Raya," katanya.


Lebih lanjut, Sukir juga mengajak para pemuda untuk tidak hanya mengkritisi, tetapi juga ikut membangun, mengawasi, dan memberikan kritik yang positif bagi pemerintah.


"Kemarin di kantor bupati diwakili HMI yang akan mengabdi, berjuang untuk selalu menjadi pengawas, menjadi pemacu, bukan hanya bisa memprotes tapi ikut membangun. Ketika itu berjalan, akan terjadi kebersamaan dan Kubu Raya akan maju," ucapnya.


Terkait dukungan anggaran, ia menegaskan pemerintah melalui Dinas Kepemudaan akan terus berkolaborasi dan mendukung kegiatan kepemudaan, termasuk akses permodalan usaha melalui program Kredit Melaju (KMA) untuk UMKM pemuda.


"Kegiatan pemuda pemerintah wajib ikut campur, paling tidak men-support biaya. Tidak bisa dilepas, pemerintah harus memperhatikan. Yang punya UMKM, yang pelihara ikan, apapun usahanya ada di KMA," jelasnya.


"Tanpa pemuda tidak akan jalan suatu pemerintahan. Pemerintahan tanpa didukung pemuda dia akan stagnan. Dengan kegiatan ini, program Kubu Raya Melaju insyaallah dipacu oleh pemuda sekalian," pungkasnya. (sya)