eQuator, KETAPANG – Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, secara resmi melepas keberangkatan 12 calon Jemaah Haji Kabupaten Ketapang tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, Jumat (08/05/2026), di halaman Pendopo Bupati Ketapang.

 

Dalam sambutannya, Wabup mengajak semua hadirin untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan dan kesempatan yang diberikan, sehingga para jemaah dapat menjalankan ibadah haji tahun ini.

 

“Tak henti-hentinya kita ucapkan puji syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena berkat rahmat dan karunia-Nya kita bisa berkumpul pada pagi hari ini dalam acara pelepasan calon jemaah haji Kabupaten Ketapang yang insyaAllah akan berangkat,” ujar Jamhuri Amir.

 

Pada kesempatan itu, ia juga mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat tentang kuota haji Kabupaten Ketapang tahun ini yang turun dibandingkan tahun lalu.

 

Menurut Jamhuri, kebijakan pembatasan kuota adalah keputusan pemerintah pusat yang disesuaikan dengan jumlah penduduk di setiap daerah.

 

“Kami mohon maaf bahwa haji tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Jemaah kita tahun ini hanya 12 orang. Pemerintah daerah juga belum bisa berusaha maksimal untuk meningkatkan kuota karena sudah ada pembatasan dari pusat,” terangnya.

 

Ia menjelaskan, sistem pembagian kuota haji nasional didasarkan pada jumlah penduduk di setiap wilayah. Daerah dengan jumlah penduduk yang lebih banyak akan mendapatkan kuota lebih besar, meskipun waktu tunggu keberangkatannya juga lebih panjang.

 

“Kalau di Pulau Jawa antreannya bisa mencapai 40 sampai 50 tahun sebelum berangkat. Sementara di Ketapang maksimal sekitar 15 sampai 20 tahun,” jelasnya.

 

Selain itu, Wabup mendoakan agar semua jemaah diberikan kemudahan dan kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan mendapatkan predikat haji mabrur dan mabruroh.

 

“Mudah-mudahan semua jemaah menjadi haji yang mabrur dan mabruroh, selamat pergi dan selamat kembali ke tanah air,” ucapnya.

 

Dia juga berpesan kepada semua jemaah agar menjaga kesehatan fisik selama menjalankan rangkaian ibadah haji. Menurutnya, kesiapan fisik sangat penting, terutama bagi jemaah yang berangkat sudah berusia lansia.

 

“Pesan kami, jaga kesehatan dengan baik karena ibadah haji sangat mengutamakan fisik. Apalagi ada orang tua kita yang sudah sepuh, jadi harus saling menjaga dan tetap kompak selama di sana,” pesannya. (Mi)