EQUATOR, Kalimantan - Semangat berbagi inspirasi dan mengenalkan dunia ketenagalistrikan kepada generasi muda diwujudkan Srikandi PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan melalui program Srikandi Goes to School yang dilaksanakan serentak di empat provinsi di Kalimantan pada 11 hingga 12 Mei 2026.

 

Kegiatan ini menjadi ruang bagi insan PLN untuk hadir lebih dekat dengan dunia pendidikan melalui edukasi, berbagi pengalaman, hingga memberikan motivasi kepada para siswa mengenai peran strategis PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik dan mendukung transisi energi nasional.

 

Di Kalimantan Selatan, kegiatan dilaksanakan pada 12 Mei 2026 di SMKN 2 Banjarbaru melalui kolaborasi Srikandi PLN UIP3B Kalimantan, Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Selatan dan Tengah (Kalselteng), Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Banjarbaru, dan Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Kalimantan Selatan dan Tengah. 

 

Sementara di Kalimantan Barat, kegiatan berlangsung di SMA Negeri 6 Pontianak yang melibatkan Srikandi UPT Pontianak, UP2B Kalimantan Barat, dan UID Kalimantan Barat.

 

Pada waktu yang sama, Srikandi PLN UPT Palangkaraya di Kalimantan Tengah juga hadir di SMKN 1 Palangkaraya bersama UID Kalselteng dengan membawa edukasi mengenai ketenagalistrikan, budaya kerja PLN, hingga peluang pengembangan karier di sektor energi. Sebelumnya, pada 11 Mei 2026, kegiatan serupa telah dilaksanakan di SMKN 6 Balikpapan oleh Srikandi UPT Balikpapan dan UP2B Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

 

Melalui kegiatan ini, para siswa diajak mengenal lebih dekat proses penyaluran tenaga listrik, berbagai profesi di PLN, hingga peran perempuan dalam mendukung operasional sistem ketenagalistrikan. Para siswa juga diperkenalkan dengan aplikasi PLN Mobile sebagai platform layanan digital PLN yang memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan kelistrikan, mulai dari pembayaran listrik, pembelian token, pengaduan gangguan, hingga layanan pemasangan baru dan tambah daya.

 

Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, hingga berbagi pengalaman langsung dari para Srikandi PLN yang terlibat di bidang operasional.

 

Salah satu perwakilan sekolah, Kepala SMKN 6 Balikpapan, Agus Prihanto menyampaikan apresiasinya atas kegiatan edukatif yang diberikan oleh Srikandi PLN kepada para siswa.

 

“Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan wawasan baru mengenai dunia ketenagalistrikan yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari. Tidak hanya memahami proses distribusi listrik, para siswa juga memperoleh motivasi dan inspirasi untuk terus belajar serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja di masa depan,” ujarnya.

 

Endah Trianingtiyas selaku Srikandi Champion PLN UIP3B Kalimantan menyampaikan bahwa Srikandi Goes to School merupakan bagian dari komitmen PLN untuk terus hadir memberi manfaat bagi dunia pendidikan sekaligus membuka wawasan generasi muda terhadap sektor energi.

 

“Melalui Srikandi Goes to School, kami ingin menunjukkan bahwa dunia ketenagalistrikan memiliki banyak peluang dan peran penting bagi masa depan bangsa. Kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi para siswa untuk terus belajar, berani berkembang, dan tidak ragu mengambil peran dalam sektor energi maupun bidang profesional lainnya,” ujarnya.

 

General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan juga menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi seluruh unit dalam menghadirkan edukasi ketenagalistrikan kepada para pelajar di Kalimantan.

 

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah positif dalam membangun kedekatan PLN dengan dunia pendidikan sekaligus menumbuhkan minat generasi muda terhadap sektor energi dan teknologi. PLN tidak hanya menghadirkan listrik yang andal, tetapi juga ingin berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul untuk masa depan,” ungkap Riko.

 

Tidak hanya memberikan pemahaman mengenai sistem ketenagalistrikan, kegiatan ini juga menjadi upaya PLN dalam menanamkan semangat kolaborasi, inovasi, dan keberanian bermimpi kepada generasi muda sebagai calon penerus bangsa. (m@nk)