eQuator, KETAPANG - Dalam rangka mitigasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) memberikan pelatihan kepada 44 tim Damkar di masing-masing estet PT BGA, Rabu (22/04/2026).
Pelatihan dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan tim Satgas yang sudah dibentuk, terutama dalam menghadapi super elnino atau kemarau panjang di tahun 2026.
Menagemen BGA Group, Agam Fachurrochman mengatakan, pelatihan diberikan terkhusus ke 44 tim di setiap estet yang dinilai rawan dan sangat rawan kebakaran.
"Upaya mitigasi yang kita lakukan terhadap tim Damkar yakni berupa bimbingan teknis dan pembekalan dalam menghadapi kemarau," kata Agam, Sabtu (25/04/2026).
Agam menuturkan, di kawasan lahan PT BGA memiliki beberapa titik cukup rentan Karhutla. Sebab itu, upaya pencegahan dengan memperkuat tim harus dilakukan.
"Intinya pelatihan ini adalah sebagai upaya kita mengingatkan kembali petugas Damkar akan peran dan fungsi saat bertugas memadamkan api, baik di lahan konsesi, lahan masyarakat maupun pemukiman," tuturnya.
Menurut dia, manajemen BGA juga telah menetapkan darurat Karhutla sejak 1 Maret 2026 lalu. Penetapan itu berdasarkan instruksi pemerintah dalam menghadapi super elnino ataupun kemarau panjang.
"Untuk upaya pencegahan, sekaligus realisasi penetapan darurat Karhutla, mala kita di PT BGA kembali meningkatkan peran tim Damkar yang sudah kita bentuk," timpalnya.
Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ketapang, Yunifar Purwanto menilai bahwa semua peralatan di BGA sudah sangat memadai.
"Namun diperlukan ketangguhan tim Damkar. Karenanya bimtek ini menjadi penting dalam meningkatkan kapasitas peran masing-masing Damkar," tambahnya.
Diketahui, bimbingan teknis dilakukan selama dua hari di Region Kendawangan. Peserta diberikan pembekalan berupa materi teori dan praktek yang disampaikan pemateri dari Polres, BPBD dan Manggala Agni. (dul)
Komentar
Login untuk Berkomentar
Silakan login untuk memberikan komentar