• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Selasa, Februari 10, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Dibangun Swadaya 54 Tahun Lalu, Jembatan Sungai Bayan Butuh Perhatian, Filipus Lemio: Jangan Anaktirikan Kami

by EQUATOR
Selasa, 18 Oktober 2022 10:26
in Berita Daerah, Infrastruktur, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS

 

Foto---Truk nyungsep saat melewati jembatan Sungai Bayan di Dusun Empelas beberapa hari lalu---ist
Foto—Truk nyungsep saat melewati jembatan Sungai Bayan di Dusun Empelas beberapa hari lalu—ist

EQUATOR, Sanggau. Infrastruktur di sebagian wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia masih jauh dari memadai. Satu di antaranya adalah jembatan Sungai Bayan yang menhubungkan Dusun Sungai Empelas dengan Dusun Perimpah Desa sungai Tekam dengan Desa Malenggang Kecamatan Sekayam.

Kondisi jembatan sepanjang 35 meter yang dibangun swadaya 54 tahun lalu itu kini rusak parah. Hingga saat ini, jembatan kayu itu diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat tanpa campur tangan pemerintah.

“Jembatan ini berada di wilayah perbatasan RI dengan Malaysia. Jaraknya ke negara tetangga itu kurang lebih delapan kilo meter, tapi infrastruktur kita, terutama jembatannya sangat tidak layak digunakan, rusak parah,” keluh Kepala wilayah (Kawil) sungai Empelas, Filipus Lemio kepada wartawan, Selasa (18/10/2022).

Filipus sapaan akrabnya itu berharap Pemerintah Pusat dan Pemerintah daerah turun langsung melihat kondisi jembatan Sungai Bayan karena jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses warga Sungai Empelas ke dusun tetangga.

“Sudah banyak korban yang terperosok hingga terjatuh dari jembatan itu. Terakhir hari Minggu 16 Oktober 2022 kemarin, satu unit truk terperosok dan jatuh ke sungai. Karena memang jembatan ini terbuat dari kayu dan kondisinya rusak parah. Sebenarnya sudah tidak layak lagi dilewati kendaraan, tapi hanya jembatan ini satu-satunya akses mobilisasi warga, tidak ada lagi,” tegasnya.

“Kami berharap pemerintah pusat maupun daerah tolong dong perhatikan kami di perbatasan. Jangan anak tirikan kami,” pungkasnya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Sanggau, John Hendri mengungkapkan bahwa dirinya baru mendapat laporan kerusakan jembatan Sungai Empelas yang berada di desa wilayah perbatasan ini.

“Saat ini kami sedang mengumpulkan data-data teknis dan kami akan usulkan ke Kementerian PUPR mengingat panjang jembatan mencapai 35 meter. Tapi untuk saat ini jalan di Desa Sungai Tekam cukup baik setelah mendapat kuncuran dari Dana DAK 2021,” pungkas John Hendri. (KiA)

Next Post

Ketua Bapemperda DPRD Sanggau Sebut Ada 11 Raperda Bakal Dibahas Tahun Depan

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Peringati HPN 2026, AJK bersama STAI Al-Haudl Ketapang Gelar Workshop Jurnalistik untuk Mahasiswa dan Pelajar

Pemkot Pontianak Jamin Stok dan Harga Kebutuhan Pokok Terkendali Jelang Perayaan Imlek dan Cap Go Meh

17 jam ago
Peringati HPN 2026, AJK bersama STAI Al-Haudl Ketapang Gelar Workshop Jurnalistik untuk Mahasiswa dan Pelajar

Peringati HPN 2026, AJK bersama STAI Al-Haudl Ketapang Gelar Workshop Jurnalistik untuk Mahasiswa dan Pelajar

17 jam ago
Bahasan Dorong Mahasiswa HMI Kawal Implementasi KUHP dan KUHAP Berkeadilan

Ramadan dan Imlek Beriringan, Diharap Jadi Potret Toleransi di Pontianak

18 jam ago
Bahasan Dorong Mahasiswa HMI Kawal Implementasi KUHP dan KUHAP Berkeadilan

Bahasan Dorong Mahasiswa HMI Kawal Implementasi KUHP dan KUHAP Berkeadilan

1 hari ago
Alexander Wilyo Resmi Lantik Pengurus IPSI Ketapang Periode 2025 – 2029

Alexander Wilyo Resmi Lantik Pengurus IPSI Ketapang Periode 2025 – 2029

1 hari ago

Trending

  • Pemkot Pontianak Resmi Luncurkan Imunisasi Kejar JE, Edi Kamtono: Lindungi Anak dari Virus Mematikan

    12 Finalis Bersaing di Kompetisi Inovasi Kota Pontianak 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peringati HPN 2026, AJK bersama STAI Al-Haudl Ketapang Gelar Workshop Jurnalistik untuk Mahasiswa dan Pelajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga BUMN Ini Resmi Dibubarkan Jokowi, Apa Saja dan Apa Alasannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Pontianak Jamin Stok dan Harga Kebutuhan Pokok Terkendali Jelang Perayaan Imlek dan Cap Go Meh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hanya Setahun Lebih Tinggi dari Tuntutan JPU, Pukat UGM Nilai Vonis Hakim ke Juliari ‘Bermain Aman’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version