• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Senin, Februari 9, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Sepakati Upah Minimum Kabupaten 2023, Ketua APINDO: Pemkab Sanggau Terlalu Memaksakan Diri 

by EQUATOR
Rabu, 7 Desember 2022 21:06
in Berita Daerah, Ekonomi, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS

 

Foto--Kadisnakertrans Kabupatrn Sanggau, Roni Fauzan
Foto—Kadisnakertrans Kabupaten Sanggau, Roni Fauzan

EQUATOR, Sanggau. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sanggau, Roni Fauzan menyebut besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Sanggau telah disepakati sebesar Rp 2.703.536.000.

Ia mengungkapkan, sempat terjadi perdebatan dalam rapat pekan lalu antara pihaknya dengan Asosiasi Penguasaha Indonesia (APINDO) dalam menentukan nominal besaran UMK tersebut.

“Mereka (APINDO) dengan akademisi dari PSDKU Polnep menggunakan PP sebagai landasan hukum, tapi kami berdasarkan instruksi pusat tetap menggunakan Permenaker yang mengkhususkan UMK tahun 2023. Artinya, Permenaker itu tidak membatalkan PP,” kata Roni Fauzan kepada wartawan, Selasa (06/2/2022).

Roni menjelaskan, jika penentuan UMK mengacu pada PP nomor 36 tahun 2021 maka kenaikan UMK tahun 2023 hanya 3,9 persen, sementara inflasi Provinsi mencapai 5 persen lebih. Namun, jika menggunakan Permenaker nomor 18 tahun 2022 maka penentuannya mengacu pada tiga variabel Alfa.

“Kalau menggunakan variabel alfa 0,1 kenaikan UMK sekitar 6,1 persen, jika menggunakan variabel alfa 0,2 maka kenaikan UMK 6,5 persen dan jika menggunakan variabel alfa 0,3 maka kenaikan UMK 6,9 persen. Jadi, penentuan Alfa ini juga bukan sembarangan, dilihat dari produktifitas tenaga kerja dan kontribusi mereka di masing-masing daerah,” ungkap Roni.

Dari tiga variabel alfa itu, lanjut Roni, disepakati besaran UMK tahun 2023 mengacu pada variabel alfa terkecil yakni Alfa 0,1 dengan kenaikan 6,1 persen dan telah disetujui oleh forum rapat.

“Hasilnya disepakati Rp 2.703.536.000. Angka ini kami usulkan kepada Pemerintah Provinsi melalui surat Bupati untuk di SK-kan Gubernur,” ungkapnya.

Ketua Dewan Pengurus Kabupaten Asosiasi Pengusaha Indonesia (DPK APINDO) Sanggau Konggo Tjintalong Tjindro menegaskan, keputusan Pemerintah Kabupaten Sanggau dalam menentukan besaran UMK tahun 2023 yang mengacu pada Permenaker nomor 18 tahun 2022 tentang pengupahan menyalahi aturan.

“Logikanya, Peraturan Pemerintah itu di atas Peraturan Menteri lo. Ini kok yang dipakai Permenaker, sementara kita punya PP, ini jelas melanggar aturan,” ujar Konggo sapaan akrabnya.

Konggo menyebut, Pemerintah Kabupaten Sanggau terlalu memaksakan diri dengan mengabaikan aturan yang lebih tinggi.

“Menurut saya ini sudah memaksakan diri, mana ada ceritanya PP kalah dengan deskresi Menteri,” ungkapnya.

Meski menerima putusan tersebut, namun Konggo mengaku pihaknya tetap mengacu pada PP nomor 36 tahun 2021 sesuai intruksi DPN APINDO.

“Sekarang ini DPN APINDO sedang melakukan uji materi terhadap Permenaker itu. Jika nanti kami kalah kami legowo menerima keputusan yang sudah ada, tetapi jika nanti Permenaker kalah mereka juga harus legowo menerima penentuan UMK berdasarkan PP,” tegas Konggo. (KiA)

Next Post
Pesan Kajati ke Jajaran Kejari Sanggau: Jangan Sekali-kali Menyakiti Hati Masyarakat

Pesan Kajati ke Jajaran Kejari Sanggau: Jangan Sekali-kali Menyakiti Hati Masyarakat

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Alexander Wilyo Resmi Lantik Pengurus IPSI Ketapang Periode 2025 – 2029

Alexander Wilyo Resmi Lantik Pengurus IPSI Ketapang Periode 2025 – 2029

18 jam ago
Pemkot Pontianak Terus Tingkatkan Kualitas Pedestrian dan Branding Kota

Sekda Pontianak Lulus Seleksi Program Kepemimpinan di Singapura

20 jam ago
Pemkot Pontianak Terus Tingkatkan Kualitas Pedestrian dan Branding Kota

Pemkot Pontianak Terus Tingkatkan Kualitas Pedestrian dan Branding Kota

20 jam ago
Baznas Pontianak Gelar Rakorda IX UPZ Masjid dan Surau se-Kota Pontianak

Baznas Pontianak Gelar Rakorda IX UPZ Masjid dan Surau se-Kota Pontianak

2 hari ago
Perkuat Literasi Media, AJK dan Prodi KPI STAI Al-Haudl Akan Gelar Workshop Jurnalistik

Ikuti Arahan Presiden, Pontianak Dukung Gerakan Indonesia Asri

2 hari ago

Trending

  • Pemkot Pontianak Resmi Luncurkan Imunisasi Kejar JE, Edi Kamtono: Lindungi Anak dari Virus Mematikan

    12 Finalis Bersaing di Kompetisi Inovasi Kota Pontianak 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga BUMN Ini Resmi Dibubarkan Jokowi, Apa Saja dan Apa Alasannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ajukan TPA Sanitary Landfill, Kadis DPCKTRP Sanggau: Berdasarkan DED Rp.20 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PLN Operasikan PLTGU Tambak Lorok 779 MW

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proses PAW, Yunita Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Sanggau Periode 2019-2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version