• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Rabu, Maret 4, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Kubu Raya

Pesan Terakhir Pria di Kubu Raya Sebelum Bundir: “Aku Sudah Tahu Risiko Mencintaimu Adalah Mati”

by equator
Rabu, 15 Oktober 2025 18:19
in Kubu Raya
0
0
SHARES
0
VIEWS

EQUATOR, Kubu Raya – Seorang pria di Dusun VI Pulau Limbung, Desa Pulau Limbung, Kecamatan Sungai Raya, diduga nekat mengakhiri hidupnya lantaran dilanda permasalahan asmara.

Jasad pria yang belakangan diketahui berinisial SO alias Gundol itu ditemukan dalam kondisi tergantung di dalam rumahnya pada Selasa (14/10/2025) malam.

Kapolsek Sungai Raya, AKP Hariyanto melalui Kasi Humas Polres Kubu Raya, IPTU P Pasaribu mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh sang ayah sekitar pukul 23.20 WIB. Saat itu, sang ayah baru saja pulang ke rumah dan mendapati anaknya sudah tidak bernyawa, tergantung di rak gantung penyimpanan barang dengan menggunakan tali tambang.

“Mengetahui hal itu, ayah korban langsung meminta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi korban dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian,” ungkap Pasaribu, Rabu (15/10/2025).

Mendapatkan laporan tersebut, tim Inafis Polres Kubu Raya bersama personel Polsek Sungai Raya segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal, terhadap tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan. Dugaan sementara, korban tewas akibat gantung/bunuh diri (bundir). Di bawah jasad korban, petugas menemukan telepon genggam yang masih menyala. Dari ponsel itulah, polisi menemukan petunjuk kuat tentang dugaan motif korban mengakhiri hidup.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap ponsel korban, kami menemukan postingan terakhir di media sosialnya yang mengarah pada kekecewaan dalam hubungan asmara. Dalam tulisannya, korban menulis kalimat yang cukup emosional, yakni ‘Aku sudah terjebak rasa nyaman. Aku sudah terlanjur dalam. Bahkan dari awal aku sudah tahu risiko mencintaimu adalah mati tanpa kehilangan denyut nadi,’,” jelas Pasaribu.

Unggahan itu, lanjutnya, diduga menjadi pesan terakhir korban sebelum memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Dari keterangan keluarga, diketahui bahwa korban tengah menjalin hubungan jarak jauh dengan seorang wanita yang tinggal di Pulau Jawa. Beberapa hari sebelum kejadian, korban disebut tampak murung dan enggan berinteraksi dengan warga sekitar.

“Dugaan sementara, korban mengalami tekanan batin akibat permasalahan asmara dengan kekasihnya, namun petugas Polsek Sungai Raya masih melakukan penyelidikan,” tambah Pasaribu.

Pihak keluarga menyatakan telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah.

“Keluarga korban menolak untuk dilakukannya otopsi dan mengikhlaskan kepergian korban,” kata Pasaribu.

Jenazah korban kala itu langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dilakukannya prosesi pemakaman di pemakaman umum desa setempat.

Polres Kubu Raya mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait motif kematian korban dan berharap kejadian ini menjadi pelajaran bersama tentang pentingnya komunikasi serta dukungan sosial bagi individu yang tengah menghadapi tekanan batin. (M@nk)

Next Post
Pesan Terakhir Pria di Kubu Raya Sebelum Bundir: “Aku Sudah Tahu Risiko Mencintaimu Adalah Mati”

Tingkatkan Keterampilan dan Kemandirian Masyarakat, Pemkot Pontianak Serahkan Bantuan Alat Kerja

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

49 Naga Bersinar Meriahkan Puncak Cap Go Meh di Pontianak

49 Naga Bersinar Meriahkan Puncak Cap Go Meh di Pontianak

19 jam ago
PLTBm Kuala Mandor Kubu Raya Resmi Beroperasi, Sukiryanto: Harap Jadi Solusi Energi Masa Depan

PLTBm Kuala Mandor Kubu Raya Resmi Beroperasi, Sukiryanto: Harap Jadi Solusi Energi Masa Depan

21 jam ago
Kunjungi Parit Baru, Menteri Maruarar Percepat Penataan Kawasan Kumuh

Tinjau Pembangunan Gereja di Desa Kapur, Menteri PKP Sumbang Rp 500 Juta

1 hari ago
Kunjungi Parit Baru, Menteri Maruarar Percepat Penataan Kawasan Kumuh

Kunjungi Parit Baru, Menteri Maruarar Percepat Penataan Kawasan Kumuh

1 hari ago
Fraksi-fraksi di DPRD Sepakati Lanjut Pembahasan Tiga Raperda Kota Pontianak

Wabup Jamhuri Sambut Kemeriahan Arak-arakan Naga dan Barongsai di Kantor Bupati Ketapang

1 hari ago

Trending

  • Youtuber Bali Andy Opa Gaul Terkesan Kemeriahan Cap Go Meh di Pontianak

    Youtuber Bali Andy Opa Gaul Terkesan Kemeriahan Cap Go Meh di Pontianak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batik Air Malaysia Buka Rute Penerbangan Pontianak-Kuala Lumpur-Jeddah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pidato Politik Perdana, Bupati Alex: Saya Akan Jadi Pemimpin Semua Golongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Pontianak Gelar Pasar Murah di Pontianak Tenggara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Ketapang Gelar Sosialisasi Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version