• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Kamis, Januari 15, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Pemkab Belum Tahu Pasti Penyebab Kenaikan Harga Beras di Sanggau 

by EQUATOR
Kamis, 9 Februari 2023 21:52
in Berita Daerah, Ekonomi, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS
Foto--Kubin
Foto–Kubin

EQUATOR, Sanggau. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan, Kubin mengaku belum mengetahui pasti penyebab naiknya harga beras di Sanggau. Hanya saja ia menegaskan, harga yang naik hanya di pada beras premium.

“Sepanjang pengamatan kami, karena kami di Dinas ini semua kami pantau, beras murah, beras medium. Justeru beras premium tidak terlalu kami pantau karena terkait ketersediaan. Memang terjadi kenaikan harga beras di pasar Sanggau,” kata Kubin ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Kenaikan pada beras premium, dikatakannya tidak terlalu besar. Per karung kenaikan harganya di kisaran Rp.2.000 sampai Rp.7.000.

“Yang cenderung ada kenaikan ini ada di kelas premium artinya kelas I. Selama ini beras murah dan medium masih biasa saja harganya, seperti pendataan kami yang kami lakukan tiap Minggu. Penyebab naik ini kami belum tahu persis. Tahunya kita harga beras naik begitu,” akunya.

Kubin menduga adanya pengaruh Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yang berpengaruh pada biaya transportasi, meski tak ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Kalau dikatakan perayaan agama pun tidak terlalu (berpengaruh). Kemarin Cap Go Me, tahun baru. Justeru pada masa tahun baru tidak naik. Kalau dikatakan dampak akhir musim panen dan masuk musim panen rendengan, seolah stok kurang, tapi pendataan kami cukup. Makanya kita tidak tahu penyebab harga ini naik. Tapi biasanya terkait isu di luar seperti perayaan agama. Itu perkiraan, tapi belum tahu persis,” bebernya.

Kalaupun kenaikan lantaran HBKN, Kubin menduga dalam satu atau dua pekan kedepan akan turun. Ditambah lagi beberapa daerah di Kabupaten sudah mulai panen, seperti di Entikong.

“Seperti di Entikong. Beberapa tempat yang nugalnya lebih awal sudah mulai panen,” imbuhnya.

Kubin menyebut beras premium yang di jual di pasar Sanggau kebanyakan dari luar Kalbar. Sedangkan beras medium berasal dari Sanggau sendiri dan Bulog.

“Kita tidak tahu apa penyebab harga mahal. Mungkin karena dari luar, bisa jadi karena transport, cuaca, atau kemasannya yang naik. Tapi kalau tenaga kerja belum juga naik,” kata Kubin.

Namun ia berjanji terus memantau perkembangan harga beras. “Kemudian Asisten II yang biasa memimpin rapat inflasi daerah juga akan kami informasikan terkait perubahan harga ini,” pungkasnya. (KiA)

Next Post
Foto--Kabid Pasar Dinas Perindagkop dan UM Sanggau, Andy Gustami

Tunggakan Sewa Pedagang Pasar di Sanggau Capai Rp. 200 Juta Lebih, Ini yang Bakal Dilakukan Disperindagkop dan UM Sanggau

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Selundupkan Sabu dalam Kemasan Kopi, Lansia di Pontianak Diciduk Tim Labubu

Dikritik Soal Kinerja, Anggota DPRD Dapil Ketapang-KKU Buka Suara

1 hari ago
Selundupkan Sabu dalam Kemasan Kopi, Lansia di Pontianak Diciduk Tim Labubu

‎Jalan Provinsi di Ketapang Rusak Parah, Kadis PU Pilih Bungkam

1 hari ago
Selundupkan Sabu dalam Kemasan Kopi, Lansia di Pontianak Diciduk Tim Labubu

Lahan Pemakaman di Pontianak Kian Terbatas, Wali Kota Apresiasi Warga yang Mewakafkan Tanah untuk Makam

1 hari ago
Selundupkan Sabu dalam Kemasan Kopi, Lansia di Pontianak Diciduk Tim Labubu

Peredaran Sabu Terbongkar di Delta Pawan, Dua Pria Berusia 55 dan 46 Tahun Diciduk Polisi

1 hari ago
Selundupkan Sabu dalam Kemasan Kopi, Lansia di Pontianak Diciduk Tim Labubu

Ruas Jalan Provinsi di Ketapang Rusak Parah, Masyarakat Ketapang Teriak Pemprov dan DPRD Kalbar ke Mana?

2 hari ago

Trending

  • Perkuat Transformasi Digital, Transaksi Digital Pegadaian Tumbuh Empat Kali Lipat Sepanjang 2025

    Perkuat Transformasi Digital, Transaksi Digital Pegadaian Tumbuh Empat Kali Lipat Sepanjang 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peredaran Sabu Terbongkar di Delta Pawan, Dua Pria Berusia 55 dan 46 Tahun Diciduk Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • La Bondo Sempat Mau Bunuh Diri di Markas Polda Kalbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekda Ketapang Pimpin Pelantikan 15 Pejabat Administrator dan Pengawas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kota Pontianak Capai Angka 99,36 persen Pemanfaatan Aplikasi E-Kinerja BKN 202

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version