• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Selasa, Februari 10, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Kubu Raya

Kasus Pencurian Sawit di PT Bumi Pratama Khatulistiwa Sungai Ambawang Berakhir Damai

by equator
Rabu, 17 September 2025 16:37
in Kubu Raya
0
0
SHARES
0
VIEWS
Proses restorative justice terkait kasus pencurian di PT Bumi Pratama Khatulistiwa.

EQUATOR, Kubu Raya – Kasus dugaan pencurian tandan buah segar (TBS) milik PT Bumi Pratama Khatulistiwa (BPK) di Kecamatan Sungai Ambawang berakhir damai. Lewat mediasi, perusahaan dan tiga pekerja yang terlibat sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan dengan mengedepankan prinsip restorative justice.

Dalam pertemuan tersebut, hadir Kapolsek Kuala Mandor B, IPDA Achmad Alghazali, Humas PT BPK Paulinus Malik, Kepala Security Subakri, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

Sementara itu, tiga pekerja perkebunan yakni AG (30 tahun), AR (37 tahun), dan SN (24 tahun) yang sebelumnya diduga mengambil buah sawit perusahaan juga hadir langsung. Total sekitar 20 orang terlibat dalam proses mediasi tersebut.

Mediasi yang berlangsung hampir dua jam itu berakhir dengan penandatanganan surat kesepakatan. Pihak perusahaan dan ketiga terduga pelaku sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan dengan mengedepankan kearifan lokal.

Kapolsek Kuala Mandor B, IPDA Achmad Alghazali melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade mengatakan, bahwa penyelesaian ini merupakan wujud penerapan restorative justice di tengah masyarakat. Menurutnya, penegakan hukum tidak selalu harus berakhir di meja hijau, melainkan bisa melalui jalur musyawarah yang lebih menekankan pada pemulihan hubungan sosial.

“Kami mendorong semua pihak untuk menjaga keamanan dan ketertiban dengan mengutamakan penyelesaian secara kekeluargaan. Restorative justice adalah jalan tengah yang adil bagi kedua belah pihak, sehingga masalah dapat selesai tanpa menimbulkan konflik baru,” ujar Aiptu Ade, Rabu (17/09/2025).

Aiptu Ade menerangkan, kalau tiga pekerja yang terlibat dalam kasus ini merupakan warga Desa Sungai Enau. Mereka sehari-hari bekerja sebagai pemanen buah sawit di PT BPK. Perusahaan menilai mereka masih bisa diberi kesempatan kedua untuk bekerja.

“Tokoh masyarakat dan tokoh agama yang hadir pun menyambut baik langkah damai ini. Mereka menilai penyelesaian lewat musyawarah tidak hanya meredam konflik, tetapi juga menjadi contoh positif bagi warga lain agar lebih mengedepankan dialog ketimbang konfrontasi.

Dengan adanya kesepakatan ini, kasus dugaan pencurian sawit yang sempat menghangatkan suasana perkebunan di Sungai Ambawang dipastikan berakhir damai. Namun, aparat kepolisian mengingatkan agar janji yang dibuat tidak dilanggar demi terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Kuala Mandor B. (M@nk)

Next Post
Tok! Pemprov dan DPRD Kalbar Setujui Tiga Daerah Pemekaran Baru di Ketapang

Tok! Pemprov dan DPRD Kalbar Setujui Tiga Daerah Pemekaran Baru di Ketapang

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Peringati HPN 2026, AJK bersama STAI Al-Haudl Ketapang Gelar Workshop Jurnalistik untuk Mahasiswa dan Pelajar

Pemkot Pontianak Jamin Stok dan Harga Kebutuhan Pokok Terkendali Jelang Perayaan Imlek dan Cap Go Meh

15 jam ago
Peringati HPN 2026, AJK bersama STAI Al-Haudl Ketapang Gelar Workshop Jurnalistik untuk Mahasiswa dan Pelajar

Peringati HPN 2026, AJK bersama STAI Al-Haudl Ketapang Gelar Workshop Jurnalistik untuk Mahasiswa dan Pelajar

15 jam ago
Bahasan Dorong Mahasiswa HMI Kawal Implementasi KUHP dan KUHAP Berkeadilan

Ramadan dan Imlek Beriringan, Diharap Jadi Potret Toleransi di Pontianak

16 jam ago
Bahasan Dorong Mahasiswa HMI Kawal Implementasi KUHP dan KUHAP Berkeadilan

Bahasan Dorong Mahasiswa HMI Kawal Implementasi KUHP dan KUHAP Berkeadilan

1 hari ago
Alexander Wilyo Resmi Lantik Pengurus IPSI Ketapang Periode 2025 – 2029

Alexander Wilyo Resmi Lantik Pengurus IPSI Ketapang Periode 2025 – 2029

1 hari ago

Trending

  • Pemkot Pontianak Resmi Luncurkan Imunisasi Kejar JE, Edi Kamtono: Lindungi Anak dari Virus Mematikan

    12 Finalis Bersaing di Kompetisi Inovasi Kota Pontianak 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peringati HPN 2026, AJK bersama STAI Al-Haudl Ketapang Gelar Workshop Jurnalistik untuk Mahasiswa dan Pelajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga BUMN Ini Resmi Dibubarkan Jokowi, Apa Saja dan Apa Alasannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Pontianak Jamin Stok dan Harga Kebutuhan Pokok Terkendali Jelang Perayaan Imlek dan Cap Go Meh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pesan OSO di Acara Jalan Sehat Peringati HUT RI ke-78: Jangan Lagi Kita Dikotak-kotakkan oleh Penjahat Politik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version