• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Kamis, Januari 15, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Jumlah Pasien Meninggal Akibat DBD di Sanggau Bertambah Jadi Enam Orang

by EQUATOR
Rabu, 25 Oktober 2023 07:54
in Berita Daerah, Kesehatan, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS
Foto—Bassilinus
Foto—Bassilinus

EQUATOR, SANGGAU . Jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sanggau terus meningkat. Data Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau mencatat Per 24 Oktober 2023 sudah ada 127 kasus. Enam di antaranya meninggal dunia.

“Tanggal 24 Oktober closingnya sekitar jam 04.30 pekan yang ke-43 kalender epidemologi kita sampai dengan saat ini total jumlah kasus itu ada 127 kasus. Sebanyak 121 kasus di antaranya yang kasus terkonfirmasi. Artinya dia sakit, lalu dilakukan pemeriksaan dari laboratorium dengan pemeriksaan fisik dan lainnya memang mengarah DBD,” kata Bassilinus, Plt. Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Selasa (24/10/2023).

Enam pasien meninggal akibat DBD tersebut, kata Bassilinus, berasal Kecamatan Tayan Hulu empat orang, satu dari Kecamatan Tayah Hilir dan satu dari Kecamatan Bonti. Ia mengatakan lima dari enam pasien meninggal tersebut adalah anak-anak, dan satu orang dewasa.

“Permasalahannya kalau kami lihat dari semua kronologis kasus ini sebenarnya ada keterlambatan. Rata-rata kasus yang kami temukan ini, dia sudah sakit empat sampai lima hari, itu di rumah. Setelah masuk hari kelima dan keenam baru dibawa ke Puskesmas,” kata Bassilinus.

Setelah diperiksa, lanjut Bassilinus, kondisi pasien cenderung masuk dalam fase Dengue Shock Syndrome (DSS). Biasanya kondisinya masuk pada fase kritis. Dengan kondisi tersebut Puskesmas tidak bisa menangani.

“Dirujuklah ke RS. Dan rata-rata angka kematian itu di RS. Karena itu fasenya masuk hari keenam. Itu yang memang kita agak sensitif. Kita sulit memberikan treatment pengobatan karena sudah masuk fase DSS itu tadi,” ungkapnya.

Bassilinus juga mengungkapkan 127 kasus DBD tersebar hampir di seluruh kecamatan. Data terakhir mencatat empat kecamatan yang masuk kategori endemis yaitu Kapuas, Parindu, Balai dan Tayan Hilir.

Dengan kondisi ini, ia berharap ada perubahan perilaku masyarakat, mulai dari yang sederhana yaitu pemberantasan sarang nyamuk (PSN), perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), terutama lingkungan. (KiA)

Next Post
Upaya Dinkes Sanggau Tangani Kasus DBD, Aktifkan Jumat Bersih, Abatesasi hingga Fogging

Upaya Dinkes Sanggau Tangani Kasus DBD, Aktifkan Jumat Bersih, Abatesasi hingga Fogging

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Nekat Pesta Sabu di Wilayah Hukum Kubu Raya, Dua Pemuda Diciduk Tim Labubu

Kerja Sama dengan Kanada, Pontianak Bedah Kerugian Akibat Banjir Lewat Kajian Aktuaria

2 jam ago
Nekat Pesta Sabu di Wilayah Hukum Kubu Raya, Dua Pemuda Diciduk Tim Labubu

Nekat Pesta Sabu di Wilayah Hukum Kubu Raya, Dua Pemuda Diciduk Tim Labubu

2 jam ago
Selundupkan Sabu dalam Kemasan Kopi, Lansia di Pontianak Diciduk Tim Labubu

Dikritik Soal Kinerja, Anggota DPRD Dapil Ketapang-KKU Buka Suara

2 hari ago
Selundupkan Sabu dalam Kemasan Kopi, Lansia di Pontianak Diciduk Tim Labubu

‎Jalan Provinsi di Ketapang Rusak Parah, Kadis PU Pilih Bungkam

2 hari ago
Selundupkan Sabu dalam Kemasan Kopi, Lansia di Pontianak Diciduk Tim Labubu

Lahan Pemakaman di Pontianak Kian Terbatas, Wali Kota Apresiasi Warga yang Mewakafkan Tanah untuk Makam

2 hari ago

Trending

  • Perkuat Transformasi Digital, Transaksi Digital Pegadaian Tumbuh Empat Kali Lipat Sepanjang 2025

    Perkuat Transformasi Digital, Transaksi Digital Pegadaian Tumbuh Empat Kali Lipat Sepanjang 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peredaran Sabu Terbongkar di Delta Pawan, Dua Pria Berusia 55 dan 46 Tahun Diciduk Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekda Ketapang Pimpin Pelantikan 15 Pejabat Administrator dan Pengawas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • La Bondo Sempat Mau Bunuh Diri di Markas Polda Kalbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kota Pontianak Capai Angka 99,36 persen Pemanfaatan Aplikasi E-Kinerja BKN 202

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version