
EQUATOR, Pontianak – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono bersama Anggota DPD RI, Daud Yordan, membagikan takjil kepada warga yang melintas di kawasan Bundaran Tugu Digulis Untan, Kamis (26/2/2026) sore.
Aksi tersebut disambut antusias masyarakat, khususnya para pengendara dan pejalan kaki yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Pembagian takjil dilakukan secara langsung di tepi jalan dengan menyasar pengguna jalan, mulai dari pengendara sepeda motor hingga pejalan kaki. Wali Kota Edi tampak menyerahkan paket takjil kepada warga secara bergantian, sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan Ramadan.
Edi menyebutkan, kegiatan berbagi takjil ini merupakan upaya mempererat silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan suci Ramadan.
“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kita kepada masyarakat, khususnya yang masih berada di perjalanan saat menjelang berbuka puasa. Semoga takjil yang dibagikan bisa membantu dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Ia menambahkan, momentum Ramadan harus dimanfaatkan untuk memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Ramadan mengajarkan kita untuk saling berbagi dan peduli. Pemerintah Kota Pontianak ingin terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan-kegiatan sosial seperti ini,” tuturnya.
Salah seorang warga penerima takjil, Rudi (38 tahun), mengaku senang dan terbantu dengan adanya pembagian takjil di jalan.
“Saya kebetulan masih di jalan saat menjelang berbuka. Alhamdulillah dapat takjil dari Pak Wali Kota, jadi bisa langsung berbuka puasa di perjalanan,” imbuhnya.
Warga lainnya, Siti (29 tahun), juga mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai mencerminkan kepedulian pemerintah kepada masyarakat.
“Kegiatan seperti ini sangat positif, apalagi dilakukan langsung di jalan. Kami merasa diperhatikan dan terbantu,” katanya.
Suasana di sekitar Bundaran Digulis terlihat ramai namun tertib. Warga yang menerima takjil tampak antusias dan mengucapkan terima kasih. Kegiatan berbagi takjil ini diharapkan dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari tradisi sosial yang memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian di Kota Pontianak selama Ramadan. (M@nk)








Beri dan Tulis Komentar Anda