• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Kamis, Maret 12, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Ketapang

Dugaan Kekerasan Terhadap Santri Asal KKU di Kubu Raya, KPAD Setempat Diminta Lakukan Pengawalan Kasus

by Equator News
Kamis, 12 Maret 2026 22:07
in Ketapang
0
0
SHARES
0
VIEWS
Kondisi seorang santri yang diduga menjadi korban kekerasan di Pondok Pesantren Labbaik Indonesia, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (12/03/2026). (Foto: Istimewa)

EQUATOR, Ketapang – Dugaan kasus kekerasan terhadap seorang santri Asal Kayong Utara di Pondok Pesantren Labbaik Indonesia, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat menjadi perhatian sejumlah pihak.

Informasi mengenai dugaan kekerasan tersebut pertama kali disampaikan pihak keluarga korban yang menghubungi Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Kayong Utara, Muhammad Saupi.

Saupi mengatakan, laporan awal diterimanya langsung dari salah satu anggota keluarga korban yang menyampaikan bahwa anak tersebut diduga mengalami kekerasan saat berada di lingkungan pesantren.

“Saya dihubungi langsung oleh keluarga korban yang menyampaikan adanya dugaan kekerasan yang dialami oleh santri tersebut di lingkungan Pondok Pesantren Labbaik Indonesia,” ujar Saupi Kamis (12/03/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Saupi mengaku segera melakukan koordinasi dengan Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kalimantan Barat.

Koordinasi itu, menurut dia, dilakukan agar kasus tersebut dapat segera mendapatkan perhatian dan pengawalan secara serius.

“Kami sudah berkoordinasi dengan KPPAD Provinsi Kalimantan Barat untuk meminta bantuan pengawalan terhadap kasus ini,” kata Saupi, Kamis (12/03/2026).

Saupi menambahkan, koordinasi penting dilakukan karena lokasi kejadian berada di wilayah kerja KPPAD Kabupaten Kubu Raya. Dengan demikian, penanganan kasus diharapkan dapat dilakukan sesuai kewenangan dan mekanisme perlindungan anak yang berlaku.

“Karena kejadian berada di wilayah kerja KPPAD Kabupaten Kubu Raya, kami berharap KPPAD Provinsi Kalimantan Barat bersama KPPAD Kubu Raya dapat mengawal permasalahan ini hingga tuntas,” tambahnya.

Hingga kini, pihaknya juga terus menjalin komunikasi dengan keluarga korban untuk memantau kondisi anak, serta memastikan korban mendapatkan perhatian dan perlindungan yang diperlukan.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan keluarga korban untuk memantau kondisi anak tersebut, sekaligus memastikan hak-hak korban tetap terpenuhi,” ungkapnya.

Saupi menyatakan, bahwa KPAD Kabupaten Kayong Utara siap turun langsung apabila diperlukan untuk membantu mengawal proses penanganan kasus tersebut.

“Apabila diperlukan, kami juga siap turun bersama-sama untuk mengawal permasalahan ini hingga ke ranah hukum,” tambahnya.

Ia berharap, seluruh pihak dapat memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut. Menurutnya, perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama.

“Kami berharap semua pihak merespons permasalahan ini dengan serius. Perlindungan terhadap anak bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya. (Mi)

Next Post
​Kolaborasi Pemprov Kalbar, JCF, dan Alfamart: Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Anak Panti Asuhan

​Kolaborasi Pemprov Kalbar, JCF, dan Alfamart: Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Anak Panti Asuhan

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

​Kolaborasi Pemprov Kalbar, JCF, dan Alfamart: Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Anak Panti Asuhan

​Kolaborasi Pemprov Kalbar, JCF, dan Alfamart: Berbagi Kebahagiaan Ramadan Bersama Anak Panti Asuhan

17 menit ago
Sujiwo: Saya dan Wabup Tak Bisa Kerja Biasa-biasa Saja

Dugaan Kekerasan Terhadap Santri Asal KKU di Kubu Raya, KPAD Setempat Diminta Lakukan Pengawalan Kasus

46 menit ago
Sujiwo: Saya dan Wabup Tak Bisa Kerja Biasa-biasa Saja

Sujiwo: Saya dan Wabup Tak Bisa Kerja Biasa-biasa Saja

48 menit ago
PKK Pontianak Gelar Pasar Murah, Kader Posyandu Terbantu

Satuki Terharu Pemkot Pontianak Apresiasi Seribu Guru Ngaji Tradisional Pontianak

3 jam ago
PKK Pontianak Gelar Pasar Murah, Kader Posyandu Terbantu

Wali Kota Pontianak Sebut Ekonomi Tetap Positif di Tegah Tantangan Global

3 jam ago

Trending

  • Sujiwo: Saya dan Wabup Tak Bisa Kerja Biasa-biasa Saja

    Dugaan Kekerasan Terhadap Santri Asal KKU di Kubu Raya, KPAD Setempat Diminta Lakukan Pengawalan Kasus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Geger Penemuan Mayat di Bunut Hulu, Diduga Kuat Korban Pembunuhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wagub Kalbar Hadiri Silaturahmi Ramadan di Pendopo Bupati Ketapang: Pererat Hubungan Pemerintah dan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekan Inflasi Selama Ramadan dan Jelang Idulfitri, Pemkab Ketapang Gelar Operasi Pasar Murah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Direksi dan Relawan PLN Turun Langsung Pastikan Percepatan Pemulihan Fasilitas Umum di Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version