• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Minggu, Februari 15, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Disdik Sanggau Ungkap Penyebab 419 Anak Jenjang SMP di Sanggau Putus Sekolah

by EQUATOR
Rabu, 5 Oktober 2022 16:09
in Berita Daerah, Pendidikan, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS

EQUATOR, Sanggau. Dinas Pendididikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sanggau mencatat sedikitnya 419 anak jenjang SMP putus sekolah, dalam rentang waktu April 2021-Juni 2022.

Hal itu dungkapkan Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikbud Kabipaten Sanggau, Theofilus P, Rabu (05/10/2022).

“Data tahun 2022 kemungkinan ada penurunan disebabkan karena sekolah sudah melakukan pembelajaran tatap.muka, untuk datanya masih kita rekap,” katanya,

Theofilis menyebut beberapa sebab tingginya angka putus sekolah tersebut, antara lain: pernikahan dini, sudah mengenal uang sehingga sekolah bukan hal yang menarik lagi bagi siswa, pengaruh lingkungan, minat bersekolah rendah, perhatian orang tua kurang maksimal, faktor budaya dan lokasi sekolah yang jauh dari peserta didik, faktor ekonomi keluarga dan pelayanan pendidikan belum seratus persen menyentuh siswa yang mempunyai permasalahan.

“Ini beberapa faktor penyebab angka putus sekolah jenjang SMP di Sanggau yang menjadi atensi kami di Dinas,” ungkap Theo, sapaan akrabnya.

Theo menegaskan Disdik terus berupaya menurunkan angka putus sekolah dengan melakukan berbagai upaya, diantaranya memberikan beasiswa kepada anak yang rawan putus sekolah, memberikan pemahaman kepada siswa agar tidak melakukan pernikahan dini, memberikan edukasi pentingnya pendidikan kepada orang tua atau masyarakat melalui sekolah atau perangkat desa.
Selain itu, membangun sekolah bersama untuk menampung siswa yang jauh dari domisilinya, menciptakan suasana sekolah yang menyenangkan bagi semua warga sekolah dan melibatkan masyarakat sekitar untuk memberikan motivasi kepada siswa yang rawan putus sekolah.

Theo berharap semua pihak terlibat memberikan edukasi kepada orang tua dan siswa yang rawan putus sekolah.

“Ini tanggungjawab kita bersama bagaimana mengedukasi orang tua dan siswa tentang pentingnya pendidikan bagi masa depan mereka dan negara sudah menjamin anak-anak sekolah melalui dana bos, beasiswa dan bantuan lainnya. Jadi tidak ada alasan lagi anak-anak kita tidak sekolah hanya gegara tidak ada uang atau apapun namanya itu, anak wajib mendapatkan haknya mengenyam pendidikan dam itu selain tanggungjawab negara juga tanggungjawab kita semua,” pungkas Theo. (KiA)

Next Post
Kabupaten Sanggau Kehabisan Stok Vaksin Covid-19, Dinkes: Kita Sudah Minta ke Pusat Melalui Pemprov Kalbar

Kabupaten Sanggau Kehabisan Stok Vaksin Covid-19, Dinkes: Kita Sudah Minta ke Pusat Melalui Pemprov Kalbar

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Pemkot Pontianak Lakukan Penyesuaian Jam Kerja ASN Selama Ramadan 2026

Pontianak City Run 2026 Diikuti 6 Ribu Pelari

8 jam ago
Pemkot Pontianak Lakukan Penyesuaian Jam Kerja ASN Selama Ramadan 2026

Pemkot Pontianak Lakukan Penyesuaian Jam Kerja ASN Selama Ramadan 2026

8 jam ago
Dinilai Berperan Majukan Otomotif, Edi Kamtono Raih Penghargaan dari IMI Kalbar

Wali Kota Pontianak Buka Edi Kamtono Newton Home Tournament

18 jam ago
Dinilai Berperan Majukan Otomotif, Edi Kamtono Raih Penghargaan dari IMI Kalbar

Dinilai Berperan Majukan Otomotif, Edi Kamtono Raih Penghargaan dari IMI Kalbar

24 jam ago
Semarak Peserta Pawai Taaruf Sambut Ramadan, Bahasan: Momentum Perkuat Toleransi dan Harmoni

Semarak Peserta Pawai Taaruf Sambut Ramadan, Bahasan: Momentum Perkuat Toleransi dan Harmoni

1 hari ago

Trending

  • PAPDI Kalbar Salurkan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas di Ketapang

    PAPDI Kalbar Salurkan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas di Ketapang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Juhendro Resmi Jabat Ketua IDI Ketapang Masa Bakti 2023 – 2028

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peringati HPN 2026, AJK bersama STAI Al-Haudl Ketapang Gelar Workshop Jurnalistik untuk Mahasiswa dan Pelajar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TMMD ke-127 Dimulai, Bupati Ketapang Harap Percepat Pembangunan Desa dan Hidupkan Gotong Royong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Pontianak Jamin Stok dan Harga Kebutuhan Pokok Terkendali Jelang Perayaan Imlek dan Cap Go Meh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version