• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Senin, Maret 2, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Dibangun Swadaya 54 Tahun Lalu, Jembatan Sungai Bayan Butuh Perhatian, Filipus Lemio: Jangan Anaktirikan Kami

by EQUATOR
Selasa, 18 Oktober 2022 10:26
in Berita Daerah, Infrastruktur, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS

 

Foto---Truk nyungsep saat melewati jembatan Sungai Bayan di Dusun Empelas beberapa hari lalu---ist
Foto—Truk nyungsep saat melewati jembatan Sungai Bayan di Dusun Empelas beberapa hari lalu—ist

EQUATOR, Sanggau. Infrastruktur di sebagian wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia masih jauh dari memadai. Satu di antaranya adalah jembatan Sungai Bayan yang menhubungkan Dusun Sungai Empelas dengan Dusun Perimpah Desa sungai Tekam dengan Desa Malenggang Kecamatan Sekayam.

Kondisi jembatan sepanjang 35 meter yang dibangun swadaya 54 tahun lalu itu kini rusak parah. Hingga saat ini, jembatan kayu itu diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat tanpa campur tangan pemerintah.

“Jembatan ini berada di wilayah perbatasan RI dengan Malaysia. Jaraknya ke negara tetangga itu kurang lebih delapan kilo meter, tapi infrastruktur kita, terutama jembatannya sangat tidak layak digunakan, rusak parah,” keluh Kepala wilayah (Kawil) sungai Empelas, Filipus Lemio kepada wartawan, Selasa (18/10/2022).

Filipus sapaan akrabnya itu berharap Pemerintah Pusat dan Pemerintah daerah turun langsung melihat kondisi jembatan Sungai Bayan karena jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses warga Sungai Empelas ke dusun tetangga.

“Sudah banyak korban yang terperosok hingga terjatuh dari jembatan itu. Terakhir hari Minggu 16 Oktober 2022 kemarin, satu unit truk terperosok dan jatuh ke sungai. Karena memang jembatan ini terbuat dari kayu dan kondisinya rusak parah. Sebenarnya sudah tidak layak lagi dilewati kendaraan, tapi hanya jembatan ini satu-satunya akses mobilisasi warga, tidak ada lagi,” tegasnya.

“Kami berharap pemerintah pusat maupun daerah tolong dong perhatikan kami di perbatasan. Jangan anak tirikan kami,” pungkasnya.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Sanggau, John Hendri mengungkapkan bahwa dirinya baru mendapat laporan kerusakan jembatan Sungai Empelas yang berada di desa wilayah perbatasan ini.

“Saat ini kami sedang mengumpulkan data-data teknis dan kami akan usulkan ke Kementerian PUPR mengingat panjang jembatan mencapai 35 meter. Tapi untuk saat ini jalan di Desa Sungai Tekam cukup baik setelah mendapat kuncuran dari Dana DAK 2021,” pungkas John Hendri. (KiA)

Next Post

Ketua Bapemperda DPRD Sanggau Sebut Ada 11 Raperda Bakal Dibahas Tahun Depan

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Wako Edi Kamtono Apresiasi Penyelenggaraan Eksibisi Olahraga Domino oleh Orado

Wako Edi Kamtono Apresiasi Penyelenggaraan Eksibisi Olahraga Domino oleh Orado

9 jam ago
Pemkab Ketapang Gelar Sosialisasi Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

Pemkab Ketapang Gelar Sosialisasi Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama

12 jam ago
Youtuber Bali Andy Opa Gaul Terkesan Kemeriahan Cap Go Meh di Pontianak

Youtuber Bali Andy Opa Gaul Terkesan Kemeriahan Cap Go Meh di Pontianak

18 jam ago
33 Bus Siap Layani Peserta Mudik Gratis 2026 Pemprov Kalbar

33 Bus Siap Layani Peserta Mudik Gratis 2026 Pemprov Kalbar

2 hari ago
Wako Pontianak Ajak Pemuda Tangkap Peluang Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi di Era Digital

PKK Pontianak Bagi-bagi Takjil di RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie

2 hari ago

Trending

  • Youtuber Bali Andy Opa Gaul Terkesan Kemeriahan Cap Go Meh di Pontianak

    Youtuber Bali Andy Opa Gaul Terkesan Kemeriahan Cap Go Meh di Pontianak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PAPDI Kalbar Salurkan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas di Ketapang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Ketapang Targetkan RS Pratama Sandai Beroperasi Pertengahan 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Torehkan Prestasi di Malaysia, PODSI Serahkan Piagam dan Penghargaan kepada Pemkab Kapuas Hulu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pontianak Raih Penghargaan UHC Pratama dari BPJS Kesehatan, Cakupan JKN Tembus 99,05 persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version