• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Sabtu, Januari 17, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Equatorial

DIB Komitmen Tingkatkan Produksi Aluminium Nasional untuk Tekan Ketergantungan Impor

by equator
Minggu, 30 November 2025 21:52
in Equatorial
0
0
SHARES
0
VIEWS
Silaturahmi PT DIB dengan media massa bertajuk ‘Jalin Rasa, Jalin Cerita’ di Koya Pontianak, Jumat (18/11/2025) malam. Foto: ist

EQUATORONLINE.ID – PT Dharma Inti Bersama (DIB), perusahaan yang mengelola Kawasan Industri Pulau Penebang di Kabupaten Kayong Utara, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kapasitas produksi aluminium nasional dan menekan ketergantungan pada impor. Saat ini, kebutuhan aluminium Indonesia mencapai 1,2 juta ton per tahun, namun 56 persen di antaranya masih harus dipenuhi dari luar negeri.

Direktur PT DIB, Rasnius Pasariba mengatakan hadirnya fasilitas smelter di Pulau Penebang akan berkontribusi besar terhadap pengurangan impor aluminium.

“Dengan adanya PT DIB yang akan menghasilkan aluminium, maka nanti akan mengurangi impor itu,” ujarnya saat silaturahmi media massa bertajuk ‘Jalin Rasa, Jalin Cerita’ di Koya Pontianak, Jumat (18/11/2025) malam.

PT DIB bergerak di bidang pengolahan mineral dengan membangun fasilitas smelter di Pulau Penebang, Desa Pelapis, Kabupaten Kayong Utara.

Sementara itu, Manager External Relations Kawasan Industri Pulau Penebang, Seno Ario Wibowo, menjelaskan bahwa Indonesia berada pada peringkat kelima cadangan bauksit terbesar di dunia setelah Guinea, Vietnam, Australia, dan Brazil.

“Artinya kita lima besar negara yang memiliki cadangan bauksit terbesar,” jelasnya.

Namun fakta bahwa kebutuhan aluminium nasional masih 56 persen dipenuhi impor menunjukkan perlunya percepatan hilirisasi. Sejak Juni 2023, pemerintah resmi melarang ekspor bauksit mentah untuk mendorong nilai tambah melalui pemurnian dan pengolahan dalam negeri.

Menurut Seno, rantai hilirisasi bauksit dimulai dari penambangan, pemurnian, smelter/pelaburan, produk aluminium, yang selanjutnya dapat digunakan untuk industri manufaktur seperti pesawat terbang, baterai kendaraan listrik, infrastruktur, peralatan rumah tangga, hingga industri kemasan makanan.

Di sisi nilai ekonomi, potensi peningkatan profit sangat besar. Harga bauksit saat ini sekitar 30–40 USD per ton, sementara ketika diolah menjadi alumina, harganya melonjak menjadi 400–450 USD per ton. Adapun aluminium siap olah bernilai 2.700–3.000 USD per ton.

“Total peningkatan nilai dari hanya menjual bauksit mentah menjadi aluminium bisa mencapai 60 hingga 65 kali lipat. Ini luar biasa untuk ekonomi negara dan industri aluminium masa depan,” tegas Seno.

Proyek Kawasan Industri Pulau Penebang yang menjadi lokasi operasi PT DIB telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) sejak 2024, diperbarui 2025, dan masuk dalam Perencanaan Pembangunan Jangka Panjang. PSN menjadi prioritas pemerintah untuk pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (m@nk)

Next Post
Pemkot Pontianak Berikan Pengurangan Pajak Bagi Pelaku Usaha yang Pekerjakan Warga Disabilitas

Pemkot Pontianak Berikan Pengurangan Pajak Bagi Pelaku Usaha yang Pekerjakan Warga Disabilitas

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Peringatan Hari Desa Nasional 2026, Bupati Alexander: Tingkatkan Kualitas Layanan dan Transparansi Keuangan

Peringatan Hari Desa Nasional 2026, Bupati Alexander: Tingkatkan Kualitas Layanan dan Transparansi Keuangan

2 hari ago
Jusuf Kalla Puji Penataan Kota Pontianak, Selaras dengan Nilai Keagamaan

Jusuf Kalla Puji Penataan Kota Pontianak, Selaras dengan Nilai Keagamaan

2 hari ago
Nekat Pesta Sabu di Wilayah Hukum Kubu Raya, Dua Pemuda Diciduk Tim Labubu

Kerja Sama dengan Kanada, Pontianak Bedah Kerugian Akibat Banjir Lewat Kajian Aktuaria

2 hari ago
Nekat Pesta Sabu di Wilayah Hukum Kubu Raya, Dua Pemuda Diciduk Tim Labubu

Nekat Pesta Sabu di Wilayah Hukum Kubu Raya, Dua Pemuda Diciduk Tim Labubu

2 hari ago
Selundupkan Sabu dalam Kemasan Kopi, Lansia di Pontianak Diciduk Tim Labubu

Dikritik Soal Kinerja, Anggota DPRD Dapil Ketapang-KKU Buka Suara

4 hari ago

Trending

  • UMK Ketapang Tertinggi se-Kalbar, HMI Dorong Semua Perusahaan Patuh Aturan

    UMK Ketapang Tertinggi se-Kalbar, HMI Dorong Semua Perusahaan Patuh Aturan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perkuat Transformasi Digital, Transaksi Digital Pegadaian Tumbuh Empat Kali Lipat Sepanjang 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peredaran Sabu Terbongkar di Delta Pawan, Dua Pria Berusia 55 dan 46 Tahun Diciduk Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • La Bondo Sempat Mau Bunuh Diri di Markas Polda Kalbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puluhan Ribu Benih Ikan di Desa Sukamaju Dilepas Wakil Bupati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version