• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Rabu, Januari 28, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Sosial

China Berlakukan Kebijakan Ketat tentang Aborsi

by Equator News
Selasa, 28 September 2021 20:28
in Sosial
0
0
SHARES
0
VIEWS
Keterangan foto: Aborsi. (Ilustrasi/Internet/Istimewa)
Keterangan foto: Aborsi. (Ilustrasi/Internet/Istimewa)

EQUATOR, China – Kendati China masih menjadi negara paling padat penduduknya di dunia, sensus terbaru memperlihatkan pertumbuhan populasi China pada 2011 sampai 2020 melambat hingga terendah sejak 1950-an. Angka ini diperkirakan akan terus melambat dalam beberapa tahun ke depan.

Seperti dilansir dari laman Tempo.co, dengan alasan itu, pemerintah China pun  akan memperketat kebijakan untuk mencegah dilakukannya aborsi dengan alasan jenis kelamin bayi tertentu. 

Pada 2018 lalu, otoritas kesehatan Cina juga memperingatkan, aborsi sebagai jalan mengakhiri kehamilan yang tidak diinginkan sama dengan melukai tubuh perempuan dan berisiko pada kemandulan.

Baru-baru ini, China akan mengurangi jumlah aborsi yang dilakukan untuk tujuan non-medis. Hal itu dikonfirmasi lewat rapat kabinet dan tertuang dalam aturan baru pada Senin, 27 September 2021, di mana aturan ini ditujukan demi meningkatkan kesehatan reproduktif perempuan.

Lewat aturan baru ini, maka perempuan di China secara keseluruhan bisa mengakses layanan kesehatan pra-kehamilan.

Sebelumnya, sejumlah lembaga kajian dan ilmuwan kebijakan telah mengidentifikasi adanya penurunan angka kelahiran di China, di mana ini menjadi tantangan dalam kebijakan sosial beberapa tahun ke depan.

Setelah bertahun-tahun mencoba membatasi pertumbuhan populasi, Beijing saat ini menjanjikan kebijakan-kebijakan baru yang ditujukan mendorong keluarga-keluarga di China punya banyak anak.

Sebelumnya pada Juni 2021, Cina mengizinkan pasangan-pasangan di negara itu untuk punya tiga anak, bukan lagi dua anak. Kebijakan-kebijakan baru, yang dirancang untuk mengurangi beban keuangan membesarkan anak, juga diperkenalkan. (FikA)

Next Post
Keterangan foto: Joseph Paul Zhang, tersangka kasus dugaan penodaan agama dengan mengaku sebagai nabi yang ke 26, saat ini masih buron. (Internet/Istimewa)

Mengaku sebagai Nabi ke-26, Polisi Belum Bisa Tangkap Joseph Paul Zhang

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Bapperida Dukung JCF Jadi Tim Fasilitasi Program CSR di Kalbar

Bapperida Dukung JCF Jadi Tim Fasilitasi Program CSR di Kalbar

23 menit ago
Sekda Ketapang Hadiri Harlah ke-24 Yayasan Ar-Rahman dan Ponpes Hidayaturrahman

Bupati Ketapang Terima Audiensi KKP Pratama, Sepakat Perkuat Sinergi Optimalisasi Pajak Pusat di Daerah

2 jam ago
Sekda Ketapang Hadiri Harlah ke-24 Yayasan Ar-Rahman dan Ponpes Hidayaturrahman

Polisi Amankan Tiga Pria Sedang Nyabu di Kecamatan Air Upas

2 jam ago
Sekda Ketapang Hadiri Harlah ke-24 Yayasan Ar-Rahman dan Ponpes Hidayaturrahman

Bupati Ketapang Lantik Dua Kepala Desa Hasil PAW

2 jam ago
Sekda Ketapang Hadiri Harlah ke-24 Yayasan Ar-Rahman dan Ponpes Hidayaturrahman

Sekda Ketapang Hadiri Harlah ke-24 Yayasan Ar-Rahman dan Ponpes Hidayaturrahman

3 jam ago

Trending

  • Tak Kompromi Soal Standar K3, PLTU Sukabangun Audit Total Mitra Kerja dan Perketat Pengawasan

    Tak Kompromi Soal Standar K3, PLTU Sukabangun Audit Total Mitra Kerja dan Perketat Pengawasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Pontianak Perpanjang Kerja Sama Lahan untuk Rumkital TNI AL Rahadi Osman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Operasikan SUTT 150 kV Kasongan – Kuala Kurun, PLN Hemat Lebih dari Rp5 Miliar per Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Utamakan Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Jaga Tarif Listrik Tetap Terjangkau Sepanjang 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • La Bondo Sempat Mau Bunuh Diri di Markas Polda Kalbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version