• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Senin, Februari 9, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Sosial

China Berlakukan Kebijakan Ketat tentang Aborsi

by Equator News
Selasa, 28 September 2021 20:28
in Sosial
0
0
SHARES
0
VIEWS
Keterangan foto: Aborsi. (Ilustrasi/Internet/Istimewa)
Keterangan foto: Aborsi. (Ilustrasi/Internet/Istimewa)

EQUATOR, China – Kendati China masih menjadi negara paling padat penduduknya di dunia, sensus terbaru memperlihatkan pertumbuhan populasi China pada 2011 sampai 2020 melambat hingga terendah sejak 1950-an. Angka ini diperkirakan akan terus melambat dalam beberapa tahun ke depan.

Seperti dilansir dari laman Tempo.co, dengan alasan itu, pemerintah China pun  akan memperketat kebijakan untuk mencegah dilakukannya aborsi dengan alasan jenis kelamin bayi tertentu. 

Pada 2018 lalu, otoritas kesehatan Cina juga memperingatkan, aborsi sebagai jalan mengakhiri kehamilan yang tidak diinginkan sama dengan melukai tubuh perempuan dan berisiko pada kemandulan.

Baru-baru ini, China akan mengurangi jumlah aborsi yang dilakukan untuk tujuan non-medis. Hal itu dikonfirmasi lewat rapat kabinet dan tertuang dalam aturan baru pada Senin, 27 September 2021, di mana aturan ini ditujukan demi meningkatkan kesehatan reproduktif perempuan.

Lewat aturan baru ini, maka perempuan di China secara keseluruhan bisa mengakses layanan kesehatan pra-kehamilan.

Sebelumnya, sejumlah lembaga kajian dan ilmuwan kebijakan telah mengidentifikasi adanya penurunan angka kelahiran di China, di mana ini menjadi tantangan dalam kebijakan sosial beberapa tahun ke depan.

Setelah bertahun-tahun mencoba membatasi pertumbuhan populasi, Beijing saat ini menjanjikan kebijakan-kebijakan baru yang ditujukan mendorong keluarga-keluarga di China punya banyak anak.

Sebelumnya pada Juni 2021, Cina mengizinkan pasangan-pasangan di negara itu untuk punya tiga anak, bukan lagi dua anak. Kebijakan-kebijakan baru, yang dirancang untuk mengurangi beban keuangan membesarkan anak, juga diperkenalkan. (FikA)

Next Post
Keterangan foto: Joseph Paul Zhang, tersangka kasus dugaan penodaan agama dengan mengaku sebagai nabi yang ke 26, saat ini masih buron. (Internet/Istimewa)

Mengaku sebagai Nabi ke-26, Polisi Belum Bisa Tangkap Joseph Paul Zhang

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Peringati HPN 2026, AJK bersama STAI Al-Haudl Ketapang Gelar Workshop Jurnalistik untuk Mahasiswa dan Pelajar

Pemkot Pontianak Jamin Stok dan Harga Kebutuhan Pokok Terkendali Jelang Perayaan Imlek dan Cap Go Meh

3 jam ago
Peringati HPN 2026, AJK bersama STAI Al-Haudl Ketapang Gelar Workshop Jurnalistik untuk Mahasiswa dan Pelajar

Peringati HPN 2026, AJK bersama STAI Al-Haudl Ketapang Gelar Workshop Jurnalistik untuk Mahasiswa dan Pelajar

3 jam ago
Bahasan Dorong Mahasiswa HMI Kawal Implementasi KUHP dan KUHAP Berkeadilan

Ramadan dan Imlek Beriringan, Diharap Jadi Potret Toleransi di Pontianak

4 jam ago
Bahasan Dorong Mahasiswa HMI Kawal Implementasi KUHP dan KUHAP Berkeadilan

Bahasan Dorong Mahasiswa HMI Kawal Implementasi KUHP dan KUHAP Berkeadilan

22 jam ago
Alexander Wilyo Resmi Lantik Pengurus IPSI Ketapang Periode 2025 – 2029

Alexander Wilyo Resmi Lantik Pengurus IPSI Ketapang Periode 2025 – 2029

22 jam ago

Trending

  • Pemkot Pontianak Resmi Luncurkan Imunisasi Kejar JE, Edi Kamtono: Lindungi Anak dari Virus Mematikan

    12 Finalis Bersaing di Kompetisi Inovasi Kota Pontianak 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga BUMN Ini Resmi Dibubarkan Jokowi, Apa Saja dan Apa Alasannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ajukan TPA Sanitary Landfill, Kadis DPCKTRP Sanggau: Berdasarkan DED Rp.20 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SHS Desa Teluk Aur Mulai Dipasang, Terimakasih Wakil Bupati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Konstruksi di Kapuas Hulu Banyak Nunggak Pajak Kendaraan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version