• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Kamis, Februari 19, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Ada 608 Kasus Rabies Sepanjang 2022 di Kabupaten Sanggau

by EQUATOR
Kamis, 22 Desember 2022 18:22
in Berita Daerah, Kesehatan, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS

EQUATOR, Sanggau. Jumlah kasus gigitan penular rabies (HPR) di Kabupaten Sanggau sepanjang tahun 2022 mecapai 608. Jumlah ini meningkat hampir dua kali lipat dibanding tahun 2021 yang berjumlah 359 kasus.

KepalaBidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Sanggau, Dadan Sumarna menyebut sejumlah faktor penyebab naiknya angka kasus tersebut.

“Pertama masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaannya. Kedua, tidak ada pelaporan pembelian asal usul hewan penular rabies kepada petugas,” ujarnya, kepada wartawan, Kamis (22/12/2022).

Dadan sapaan akrabnya mengaku sangat bersukur belum ada laporan korban akibat gigitan HPR. “Alhamdulillah tiga tahun terakhir tidak ada korban yang meninggal akibat gigitan HPR ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program Sanggau Bebas Rabies (Saber) 2024 menjadi program unggulan yang dilakukan pihaknya sebagai upaya menekan angka rabies yang sebelumnya menyebabkan tingginya jumlah korban meninggal dunia.

“Jadi, program Saber 2024 ini memang upaya kita, khususnya pencegahan. Dan, sejauh ini memberikan dampak yang positif sehingga angka kematian yang disebabkan rabies terus menurun. Bahkan tiga tahun belakangan sudah tidak ada korban meninggal akibat gigitan HPR,” ungkapnya.

Ke depan, Dadan berharap masyarakat melaporkan perolehan hewan terutama anjing kepada petugas agar tau asal usul anjing tersebut dan memvaksin hewan peliharaannya kepada petugas.

“Jangan anggap remeh ya gigitan HPR ini, karena bisa menyebabkan kematian pada manusia. Akibatnya akan fatal bila terlambat penanganannya,” pungkanya. (KiA)

Next Post
Foto---Waki Bupati Yohanes Ontot menyerahkan Alsintan dan Saprodi kepada petani-ist

Pemkab Sanggau Kembali Salurkan Bantuan Alsintan ke Kelompok Tani

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Penting, Bupati Ketapang Terbitkan Surat Edaran Selama Ramadan

Penting, Bupati Ketapang Terbitkan Surat Edaran Selama Ramadan

6 jam ago
Pemkab Ketapang Re-launching Aplikasi E-Hibah

Bupati Alexander Wilyo Terima Penghargaan Sebagai Tokoh Olahraga Otomotif Kalbar

8 jam ago
Pemkab Ketapang Re-launching Aplikasi E-Hibah

Resmikan Pengelolaan IPA PMD-1 Mulia Baru, Bupati Alexander: Kebutuhan Air Bersih Jadi Prioritas

8 jam ago
Sekda Ketapang, Repalianto, bersama perangkat daerah foto bersama usai sosialisasi E-Hibah. (Foto: Prokopim Ketapang)

Pemkab Ketapang Re-launching Aplikasi E-Hibah

8 jam ago
Resmi Mengaspal di Kalbar, All New Honda Vario 125 Kini Lebih Gahar dan Ekspresif

Resmi Mengaspal di Kalbar, All New Honda Vario 125 Kini Lebih Gahar dan Ekspresif

15 jam ago

Trending

  • PAPDI Kalbar Salurkan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas di Ketapang

    PAPDI Kalbar Salurkan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas di Ketapang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TMMD ke-127 Dimulai, Bupati Ketapang Harap Percepat Pembangunan Desa dan Hidupkan Gotong Royong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HPN 2026, Asmo Kalbar Beri Kado Service Motor Gratis dan Edukasi Safety Riding untuk Insan Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Juhendro Resmi Jabat Ketua IDI Ketapang Masa Bakti 2023 – 2028

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asisten Setda Ketapang Lepas Pawai Tarhib Ramadhan, Tekankan Makna Spiritual dan Kepedulian Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version