• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Rabu, Januari 28, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Ada 608 Kasus Rabies Sepanjang 2022 di Kabupaten Sanggau

by EQUATOR
Kamis, 22 Desember 2022 18:22
in Berita Daerah, Kesehatan, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS

EQUATOR, Sanggau. Jumlah kasus gigitan penular rabies (HPR) di Kabupaten Sanggau sepanjang tahun 2022 mecapai 608. Jumlah ini meningkat hampir dua kali lipat dibanding tahun 2021 yang berjumlah 359 kasus.

KepalaBidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Sanggau, Dadan Sumarna menyebut sejumlah faktor penyebab naiknya angka kasus tersebut.

“Pertama masih kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksinasi terhadap hewan peliharaannya. Kedua, tidak ada pelaporan pembelian asal usul hewan penular rabies kepada petugas,” ujarnya, kepada wartawan, Kamis (22/12/2022).

Dadan sapaan akrabnya mengaku sangat bersukur belum ada laporan korban akibat gigitan HPR. “Alhamdulillah tiga tahun terakhir tidak ada korban yang meninggal akibat gigitan HPR ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program Sanggau Bebas Rabies (Saber) 2024 menjadi program unggulan yang dilakukan pihaknya sebagai upaya menekan angka rabies yang sebelumnya menyebabkan tingginya jumlah korban meninggal dunia.

“Jadi, program Saber 2024 ini memang upaya kita, khususnya pencegahan. Dan, sejauh ini memberikan dampak yang positif sehingga angka kematian yang disebabkan rabies terus menurun. Bahkan tiga tahun belakangan sudah tidak ada korban meninggal akibat gigitan HPR,” ungkapnya.

Ke depan, Dadan berharap masyarakat melaporkan perolehan hewan terutama anjing kepada petugas agar tau asal usul anjing tersebut dan memvaksin hewan peliharaannya kepada petugas.

“Jangan anggap remeh ya gigitan HPR ini, karena bisa menyebabkan kematian pada manusia. Akibatnya akan fatal bila terlambat penanganannya,” pungkanya. (KiA)

Next Post
Foto---Waki Bupati Yohanes Ontot menyerahkan Alsintan dan Saprodi kepada petani-ist

Pemkab Sanggau Kembali Salurkan Bantuan Alsintan ke Kelompok Tani

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Wali Kota Pontianak Buka Musda II Aptrindo Kalbar

Wali Kota Pontianak Buka Musda II Aptrindo Kalbar

8 jam ago
HUT Pemprov Kalbar 2026, Bahasan Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Bangun Daerah

Kue Batang Burok dan Tari Timang Banjar Pontianak Resmi Masuk Warisan Budaya Takbenda Indonesia

9 jam ago
HUT Pemprov Kalbar 2026, Bahasan Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Bangun Daerah

Pemkot Pontianak Boyong Dua Penghargaan di HUT Pemprov Kalbar 2026

9 jam ago
HUT Pemprov Kalbar 2026, Bahasan Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Bangun Daerah

HUT Pemprov Kalbar 2026, Bahasan Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Bangun Daerah

9 jam ago
Bapperida Dukung JCF Jadi Tim Fasilitasi Program CSR di Kalbar

Bapperida Dukung JCF Jadi Tim Fasilitasi Program CSR di Kalbar

22 jam ago

Trending

  • Tak Kompromi Soal Standar K3, PLTU Sukabangun Audit Total Mitra Kerja dan Perketat Pengawasan

    Tak Kompromi Soal Standar K3, PLTU Sukabangun Audit Total Mitra Kerja dan Perketat Pengawasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UMK Ketapang Tertinggi se-Kalbar, HMI Dorong Semua Perusahaan Patuh Aturan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Ketapang Terima Audiensi KKP Pratama, Sepakat Perkuat Sinergi Optimalisasi Pajak Pusat di Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • La Bondo Sempat Mau Bunuh Diri di Markas Polda Kalbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelar Paripurna Pemberhentian Haji Samiun, Acam: Kita Tunggu Surat Pengangkatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version