
EQUATOR, Ketapang – Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir menyambut secara langsung kedatangan arak-arakan 10 naga, barongsai, serta burung phonix yang berkunjung ke Kantor Bupati Ketapang dalam rangka perayaan Cap Go Meh, Senin (02/03/2026).
Kedatangan rombongan naga dan barongsai tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Arak-arakan Cap Go Meh ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek yang menjadi tradisi masyarakat Tionghoa, sekaligus simbol harapan, keberuntungan, dan persatuan dalam keberagaman.
Dalam kesempatan tersebut,
Wakil Bupati Ketapang menerima secara simbolis kedatangan 10 naga yang turut memeriahkan suasana di lingkungan kantor bupati.
Sebagai bentuk apresiasi serta dukungan terhadap pelestarian budaya dan tradisi yang tumbuh dan berkembang di daerah, Wakil Bupati Jamhuri Amir menyerahkan angpao kepada masing-masing naga yang berkunjung.
Wakil Bupati Ketapang menyampaikan, bahwa Pemerintah Kabupaten Ketapang senantiasa mendukung kegiatan budaya dan keagamaan yang menjadi bagian dari kekayaan keberagaman masyarakat.
Menurut Jamhuri, perayaan Cap Go Meh bukan hanya sekadar tradisi budaya, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat nilai persatuan dan toleransi antar umat beragama.
“Pemerintah Kabupaten Ketapang mendukung penuh setiap kegiatan budaya dan keagamaan yang hidup di tengah masyarakat. Momentum Cap Go Meh ini diharapkan dapat semakin mempererat persatuan, menjaga kerukunan antar umat beragama, serta memperkuat nilai toleransi di tengah masyarakat,” ujar Jamhuri.
Ia juga menegaskan, bahwa keberagaman budaya merupakan kekuatan yang harus terus dijaga dan dirawat bersama demi terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis dan damai.
Kegiatan arak-arakan Cap Go Meh ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kabupaten Ketapang dalam menjaga harmoni sosial, kebersamaan, serta semangat Bhinneka Tunggal Ika di Bumi Kayong. (Mi)