• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Kamis, Februari 5, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Ketapang

Tok! Pemprov dan DPRD Kalbar Setujui Tiga Daerah Pemekaran Baru di Ketapang

by equator
Rabu, 17 September 2025 19:42
in Ketapang
0
0
SHARES
0
VIEWS
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo.

EQUATOR, Ketapang – DPRD Provinsi Kalimantan Barat menggelar rapat paripurna dengan salah satu agenda utamanya penyampaian laporan Komisi I DPRD Provinsi Kalbar terkait persetujuan bersama DPRD dan Gubernur Kalbar atas usulan pembentukan tiga Daerah Otonomi Baru (DOB) di Kabupaten Ketapang, pada Rabu (17/09/2025).

Tiga DOB tersebut diantaranya Kabupaten Jelai Kendawangan Raya, Kabupaten Matan Hulu dan Kabupaten Hulu Aik. Dalam rapat itu, juga ditetapkan keputusan DPRD Kalbar mengenai usulan pembentukan DOB serta dilakukan penandatanganan persetujuan bersama antara DPRD dan Gubernur Kalbar.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi kepada Pemprov dan DPRD Kalbar yang dinilainya serius serta berkomitmen membantu mewujudkan pemekaran wilayah tersebut.

“Salam hormat dan terima kasih saya dan masyarakat Ketapang kepada Gubernur, Wakil Gubernur, seluruh pimpinan DPRD Provinsi, Ketua Komisi I, dan seluruh anggota atas persetujuan terhadap usulan tiga DOB dari Pemkab Ketapang,” ujar Alex, sapaan karib Alexander Wilyo.

Ia menegaskan, pasca paripurna, Pemkab Ketapang juga akan terus berikhtiar membantu Pemprov dalam pengajuan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Tinggal kita berjuang bersama ke pemerintah pusat melalui Mendagri dan DPR RI. Kami akan berupaya semaksimal mungkin mendukung Gubernur Kalbar dalam mengajukan usulan ini, serta meminta dukungan dari semua pihak, termasuk anggota DPR RI, DPD RI khususnya dari Dapil Kalbar dan tokoh nasional asal Kalbar seperti Pak Oso. Saya yakin kolaborasi ini akan membuahkan hasil sesuai harapan,” tegasnya.

Alex menambahkan, luas wilayah Kabupaten Ketapang menjadi tantangan utama dalam pemerataan pembangunan. Karena itu, pemekaran bukan sekadar wacana politik menjelang Pilkada, tetapi harus diwujudkan sebagai solusi strategis untuk mempercepat pembangunan.

“Pemekaran ini tidak boleh hanya jadi wacana, tapi harus diwujudkan dengan komitmen nyata demi kemajuan Ketapang,” katanya.

Alex menilai, pemekaran adalah instrumen penting untuk mempercepat pembangunan sekaligus memangkas rentang kendali birokrasi.

“Ketapang memiliki luas wilayah hampir setara dengan Provinsi Jawa Tengah. Dengan kondisi geografis dan sebaran infrastruktur jalan yang mencakup kewenangan kabupaten, provinsi, dan pusat, pemekaran menjadi harapan masyarakat untuk mendekatkan pelayanan dan pembangunan,” jelasnya.

Alex juga menegaskan, apabila moratorium pemekaran wilayah dibuka atau ada kebijakan khusus dari pemerintah pusat, pihaknya berharap tiga DOB di Ketapang yang sudah disetujui oleh Pemprov dan DPRD Provinsi Kalbar dapat segera direalisasikan.

Meski demikian, ia memastikan Pemkab Ketapang tetap bekerja maksimal memanfaatkan potensi pendapatan daerah dan APBD untuk mendorong pembangunan yang merata serta berkeadilan di seluruh wilayah.

Sementara, Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat yang juga Ketua Komisi I, Rasmidi merespons positif usulan daerah otonom baru yang diusulkan Pemkab Ketapang.

Rasmidi mengatakan kalau DOB ini murni berdasarkan kebutuhan rakyat, agar pemerataan segera terwujud.

“Karena kita tahu sekarang, bahwa pemekaran di Ketapang itu tidak ada kepentingan politik, tapi yang ada adalah kebutuhan rakyat,” ujarnya.

Rasmidi juga menjelaskan, Kabupaten Ketapang dengan wilayah yang luas, memberikan tantangan terhadap pemerataan.

“Karena rentang kendalinya itu sangat jauh, sehingga pembangunan – pembangunan itu sangat minim ketika dibagi rata dengan luas wilayah yang notabene tidak dapat dikendalikan dengan baik, ditambah lagi efisiensi anggaran,” jelasnya. (Lim)

Next Post
Hadiri HUT ke-66 IAI, Edi Kamtono Ungkap Peran Strategis Arsitek dalam Pembangunan Kota

Hadiri HUT ke-66 IAI, Edi Kamtono Ungkap Peran Strategis Arsitek dalam Pembangunan Kota

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Pemkab Ketapang Gelar Rakor Lintas Perangkat Daerah

Produk Khas Pontianak Siap Bersaing di Pasar Asia Tenggara pada Inacraft 2026

13 jam ago
SDM Kunci Kemajuan Kota Pontianak

SDM Kunci Kemajuan Kota Pontianak

13 jam ago
Pemkab Ketapang Gelar Rakor Lintas Perangkat Daerah

Buka Musrenbang RKPD Pontianak Kota 2027, Edi: Optimalkan Pusat Ekonomi dan Kawasan Strategis

15 jam ago
Pemkab Ketapang Gelar Rakor Lintas Perangkat Daerah

Dinkes Pontianak Perkuat Pengawasan Kasus Virus Nipah

15 jam ago
Pemkab Ketapang Gelar Rakor Lintas Perangkat Daerah

Pasca Hadiri Rakornas, Pemkab Ketapang Komitmen Selaraskan Kebijakan Pusat dan Daerah

16 jam ago

Trending

  • SAR Go To School, Program Kantor SAR Pontianak Tanamkan Keselamatan Sejak Dini

    SAR Go To School, Program Kantor SAR Pontianak Tanamkan Keselamatan Sejak Dini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Fokus Utama Pembangunan Kota Pontianak 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Ketapang Lantik Kades PAW Asam Jelai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Masuki Kamar Saham Domestik, Investor Asing Borong 5 Saham Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepala Dinkes Sanggau Ungkap Penyakit Akibat Perubahan Cuaca

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version