• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Rabu, Januari 28, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Tarif Layanan Kesehatan di Kabupaten Sanggau Naik, Ini Penjelasan Dinkes

by EQUATOR
Kamis, 1 Februari 2024 14:08
in Berita Daerah, Kesehatan, Sanggau
0
0
SHARES
0
VIEWS

 

 

Foto—Kabid Layanan Kesehatan Dinkes Sanggau, Junaidi

EQUATOR, SANGGAU. Tak hanya harga beras, tarif layanan kesehatan baik di Puskesmas maupun di Rumah Sakit milik pemerintah di Kabupaten Sanggau juga naik. Pemda Sanggau menilai tarif lama sudah tidak relevan.

Kepala Bidang (Kabid) Layanan Kesehatan (Yankes) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sanggau, Junaidi pun lebih menyebut kenaikan tarif tersebut sebagai penyesuaian dengan kondisi saat ini.

“Kalau kita bicara pelayanan berarti kan kita bicara bahan-bahan dan alat-alat pelayanan. Sekarang semuanya sudah naik, sehingga harus disesuaikan. Terakhir kita Peraturan Daerah (Perda)nya tahun 2021,” kata Junaidi, Kamis (01/02/2024).

Ia mengatakan, Perda itu sebenarnya hanya memindahkan dari Perda tahun 2012. Artinnya, Perda tahun 2021 itu pun belum relevan sebenarnya.

“Makanya sekarang lebih banyak berusaha untuk menyesuaikan,” sebut Junaidi

Junaidi menegaskan, kenaikan tarif layanan keseahtan didasarkan pada Peraturan Daerah (Perda) nomor 8 tahun 2023 tertanggal 5 Januari, tentang pajak daerah dan retribusi daerah.

Di Perda itu, kata dia, diatur ada tiga retribusi yaitu retribusi jasa umum, jasa usaha dan perizinan tertentu. Layanan kesehatan masuk dalam retribusi umum.

“Kenaikannya bervariasi. Kebanyakan per item. Misalnya loket itu dari Rp 5000 ke Rp 10.000, rawat jalan dari Rp 6000 ke Rp 10.000. Kemudian untuk makan pasien itu kan kalau yang lama itu hanya Rp 45.000 per hari jadi Rp 60.000. kalau kita bagi tiga kali makan kan hanya Rp 20.000 plus snack (makanan ringan),” beber Junaidi.

Ia menilai harga tersebut masih cukup relevan. Meski membebani masyarakat, namun kondisi memaksa, harus disesuaikan.

“Misalnya tarif ambulans dulu yang saya tahu itu Rp 3000 per kilo. (Tarif) Yang baru saya belum buka secara keseluruhan. Sedangkan BBM naik,” terangnya.

Mengingat kondisi tersebut, Junaidi menjelaskan jika tetap memaksakan tarif lama, akan membuat kewalahan petugas-petugas Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Meskipun BLUD mendapat suntikan dari APBD.

“Termasuk dari Rumah Sakit, tidak menutup dari biaya-biaya yang mereka keluarkan. Apalagi saat ini rumah sakit kita masih tipe C. Tipe C itu tindakan yang sama dengan tipe B itu biayanya beda,” sebutnya.

Hanya saja, bagi pasien BPJS tak perlu khawatir dengan kenaikan tarif tersebut, lantaran semua sudah ditanggung BPJS, sejak dari loket pendaftaran.

“Ini berlaku untuk pasien umum. Pengecualian itu kan kadang-kadang kalau tidak bisa membawa kartu untuk berobat. Kalau BPJS klaimnya ke BPJS,” pungkasnya. (KiA)

 

 

Next Post
PLN UIP KLB Gas Pol Implementasi Motion – Project Management Office, Bentuk Dukungan pada Transformasi Digitalisasi di Tubuh PLN

PLN UIP KLB Gas Pol Implementasi Motion - Project Management Office, Bentuk Dukungan pada Transformasi Digitalisasi di Tubuh PLN

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

HUT Pemprov Kalbar 2026, Bahasan Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Bangun Daerah

Kue Batang Burok dan Tari Timang Banjar Pontianak Resmi Masuk Warisan Budaya Takbenda Indonesia

7 menit ago
HUT Pemprov Kalbar 2026, Bahasan Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Bangun Daerah

Pemkot Pontianak Boyong Dua Penghargaan di HUT Pemprov Kalbar 2026

15 menit ago
HUT Pemprov Kalbar 2026, Bahasan Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Bangun Daerah

HUT Pemprov Kalbar 2026, Bahasan Tekankan Sinergi dan Kolaborasi Bangun Daerah

22 menit ago
Bapperida Dukung JCF Jadi Tim Fasilitasi Program CSR di Kalbar

Bapperida Dukung JCF Jadi Tim Fasilitasi Program CSR di Kalbar

13 jam ago
Sekda Ketapang Hadiri Harlah ke-24 Yayasan Ar-Rahman dan Ponpes Hidayaturrahman

Bupati Ketapang Terima Audiensi KKP Pratama, Sepakat Perkuat Sinergi Optimalisasi Pajak Pusat di Daerah

15 jam ago

Trending

  • Tak Kompromi Soal Standar K3, PLTU Sukabangun Audit Total Mitra Kerja dan Perketat Pengawasan

    Tak Kompromi Soal Standar K3, PLTU Sukabangun Audit Total Mitra Kerja dan Perketat Pengawasan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • La Bondo Sempat Mau Bunuh Diri di Markas Polda Kalbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UMK Ketapang Tertinggi se-Kalbar, HMI Dorong Semua Perusahaan Patuh Aturan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Operasikan SUTT 150 kV Kasongan – Kuala Kurun, PLN Hemat Lebih dari Rp5 Miliar per Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Pontianak Perpanjang Kerja Sama Lahan untuk Rumkital TNI AL Rahadi Osman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version