• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Rabu, Februari 18, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Dunia

Taliban Sita Uang dan Emas Para Mantan Pejabat Tinggi Pemerintahan

by Equator News
Kamis, 16 September 2021 18:58
in Dunia
0
0
SHARES
0
VIEWS
Keterangan foto: Dari hasil penyitaan tersebut, Taliban berhasil meraup lebih dari 12 juta dolar AS (lebih dari Rp 170 miliar). (Ilustrasi/Istimewa)
Keterangan foto: Dari hasil penyitaan tersebut, Taliban berhasil meraup lebih dari 12 juta dolar AS (lebih dari Rp 170 miliar). (Ilustrasi/Istimewa)

EQUATOR, Kabul – Pasca berhasil merebut secara damai Kota Kabul pada Minggu tanggal 15 Agustus 2021 lalu, banyak langkah-langkah mengejutkan diambil oleh kelompok Taliban dalam upaya penyelamatan Afghanistan dari ‘kejatuhan’. 

Salah satunya dengan melakukan penyitaan uang tunai dan emas dari sejumlah mantan pejabat pemerintahan sebelumnya. Dimana hal itu dilakukan Taliban demi menyelamatkan posisi bank sentral mereka yang saat ini sedang mengalami ‘krisis’ kekurangan uang.

Dikutip dari Detik.com, Kamis (16/09/2021), langkah ini dilakukan Taliban pada Selasa (14/09/2021). Penggeledahan oleh Taliban terjadi di kediaman mantan Wakil Presiden Amrullah Saleh, dan sejumlah pejabat tinggi pemerintah lainnya.

Dari hasil penyitaan tersebut, Taliban berhasil meraup lebih dari 12 juta dolar AS (lebih dari Rp 170 miliar).

Sebelumnya, bank sentral menyatakan, bank-bank di Afghanistan kehabisan uang tunai sejak Afghanistan dikuasai Taliban. Beberapa bank bahkan dilaporkan berada di ambang penutupan.

Bank-bank yang mengalami kesulitan itu lantas menyampaikan kekhawatirannya perihal kelangkaan uang tunai kepada Taliban. 

Sebagai respon terhadap masalah ini, Taliban pun meluncurkan aksi penyelidikan terhadap aset-aset para mantan pejabat pemerintah yang kemudian berujung pada penyitaan aset.

Sebelumnya, mantan presiden Afganistan Ashraf Ghani juga dituduh melarikan diri dengan membawa uang jutaan dolar. Namun Ghani membantah tuduhan tersebut dengan menyebutnya sebagai tuduhan “tidak berdasar”.

Kembali soal kondisi ‘keuangan negara’, bank-bank di Afghanistan pun terpaksa harus menjatah jumlah uang yang akan dikeluarkan di kantor-kantor cabangnya. Hal ini dilakukan agar bank tidak benar-benar kehabisan uang. Batas penarikan mingguan yang dilaporkan adalah sebesar $200 (sekitar Rp 2,8 juta).

Masalah keuangan di Afganistan turut diperparah dengan dibekukannya aset asing bank sentral sejak Taliban mengambil alih kekuasaan. (FikA)

Next Post
Kepala BNN Kota Singkawang, Kompol Toto Budi, bersama aparat kepolisian, melakukan sosialisasi penanganan dan pengendalian bahaya Narkoba di lingkungan Kelurahan Sekip Lama, Kecamatan Singkawang Tengah, pada Rabu (15/09/2021 ).

BNN Singkawang Sosialisasi Bahaya Narkoba

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Pemkab Ketapang Re-launching Aplikasi E-Hibah

Bupati Alexander Wilyo Terima Penghargaan Sebagai Tokoh Olahraga Otomotif Kalbar

34 menit ago
Pemkab Ketapang Re-launching Aplikasi E-Hibah

Resmikan Pengelolaan IPA PMD-1 Mulia Baru, Bupati Alexander: Kebutuhan Air Bersih Jadi Prioritas

37 menit ago
Sekda Ketapang, Repalianto, bersama perangkat daerah foto bersama usai sosialisasi E-Hibah. (Foto: Prokopim Ketapang)

Pemkab Ketapang Re-launching Aplikasi E-Hibah

41 menit ago
Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Pantai JS Resort Temajuk

Tim SAR Gabungan Berhasil Temukan Korban Tenggelam di Pantai JS Resort Temajuk

24 jam ago
Sejumlah Warga Binaan Dapat Remisi Khusus Imlek dari Kanwil Ditjenpas Kalbar, Satu Orang Langsung Bebas

Sejumlah Warga Binaan Dapat Remisi Khusus Imlek dari Kanwil Ditjenpas Kalbar, Satu Orang Langsung Bebas

1 hari ago

Trending

  • PAPDI Kalbar Salurkan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas di Ketapang

    PAPDI Kalbar Salurkan Alat Bantu Bagi Penyandang Disabilitas di Ketapang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Juhendro Resmi Jabat Ketua IDI Ketapang Masa Bakti 2023 – 2028

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TMMD ke-127 Dimulai, Bupati Ketapang Harap Percepat Pembangunan Desa dan Hidupkan Gotong Royong

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HPN 2026, Asmo Kalbar Beri Kado Service Motor Gratis dan Edukasi Safety Riding untuk Insan Pers

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kunjungi Desa Semandang Kiri, Bupati Ketapang Tegaskan KDMP Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Masyarakat Desa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version