• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Selasa, Maret 10, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Dunia

Suka-suka Taliban, Ribuan Tahanan Dibebaskan dan Penjara Kosong

by Equator News
Rabu, 15 September 2021 19:15
in Dunia
0
0
SHARES
0
VIEWS
Penjara kosong.
Keterangan foto: Penjara kosong. (Ilustrasi/Istimewa)

EQUATOR, Afghanistan – Kelompok Taliban kini kembali berkuasa penuh atas jalannya pemerintahan di Afghanistan–pasca milisi bersenjata tersebut berhasil merebut secara damai Kota Kabul pada Minggu tanggal 15 Agustus 2021 lalu. 

Dimana ‘pendudukan’ oleh Taliban itu sekaligus mengakhiri 20 tahun (2001-2021) pemerintahan ‘boneka’ ala Amerika Serikat (AS), pasca Taliban digulingkan pada 1996 hingga 2001.

Tak heran jika banyak kebijakan-kebijakan bekas pemerintahan sebelumnya–yang kental dengan ‘selera’ AS tersebut, kini direvisi oleh Taliban. Kabar terakhir menyebutkan, bahkan Taliban mengeluarkan ribuan narapidana dari dalam penjara Kabul, dan membiarkan penjara tersebut kosong.

Dilansir dari Republika.co.id, Rabu (15/09/2021), penjara bernama Pul-e-Charkhi itu sudah terlihat kosong pada Senin (13/09/2021). Pul-e-Charkhi merupakan sebuah komplek penjara luas yang terletak di pinggiran timur Ibu Kota Kabul. Penjara ini sebelumnya dipakai untuk mengkerangkeng ribuan pejuang Taliban yang berhasil ditangkap oleh pemerintah sebelumnya.

Komandan Taliban yang menolak menyebutkan namanya, pada Senin (13/09/2021) kemarin, sempat melakukan kunjungan pribadi ke kompleks itu bersama sekelompok teman-temannya. Dia mengatakan kepada The Associated Press (AP) bahwa dia telah ditangkap sekitar satu dekade lalu di provinsi Kunar timur dan dijebloskan ke Pul-e-Charkhi, ia diikat dan ditutup matanya.

Dalam kunjungannya itu, ia berjalan melalui aula dan sel yang kosong serta menunjukkan kepada teman-temannya di mana dia pernah dipenjara.

“Saya merasa sangat tidak enak ketika mengingat hari-hari itu,” katanya. Dia mengatakan para tahanan mengalami pelecehan dan penyiksaan. Dia dipenjara selama sekitar 14 bulan sebelum dia dibebaskan.

“Hari-hari itu adalah hari-hari tergelap dalam hidup saya, dan sekarang ini adalah saat paling membahagiakan bagi saya bahwa saya bebas dan datang ke sini tanpa rasa takut,” katanya.

Setelah ‘penaklukan’ 15 Agustus 2021, para sipir penjara Pul-e-Charkhi langsunh pergi melarikan diri dan tidak berani kembali, lantaran takut adanya pembalasan yang mungkin dilakukan oleh kelompok Taliban. 

Alhasil, fasilitas penjara itu pun kini dijalankan oleh puluhan milisi Taliban. Bahkan beberapa dari milisi Taliban yang sekarang menjaga Pul-e-Charkhi itu merupakan mantan narapidana disitu.

Untuk beberapa penjaga Taliban yang menemani AP, ini adalah pertama kalinya mereka memasuki blok sel yang ditinggalkan. Mereka melihat dengan rasa ingin tahu melalui sel-sel tempat mereka pernah mendekam. Sel-sel itu masih dikotori dengan barang-barang yang ditinggalkan narapidana terakhir seperti kain yang tergantung di dinding dan jendela, permadani kecil, dan botol air.

Meskipun fasilitas itu sebagian besar masih kosong, terdapat satu bagian menampung sekitar 60 orang yang dipenjara dalam beberapa minggu terakhir, yang menurut para penjaga sebagian besar dari mereka adalah penjahat dan pecandu narkoba.

Diluar itu semua, banyak warga Afghanistan serta pemerintah di seluruh dunia khawatir dengan perebutan kekuasaan yang dilakukan oleh Taliban ini. Gerakan itu ditakutkan akan memberlakukan aturan yang keras dan serupa seperti yang mereka lakukan saat pertama kali berkuasa pada 1990-an.

Tetapi bagi para milisi Taliban, saat ini adalah momen untuk menikmati kemenangan setelah bertahun-tahun pertempuran yang melelahkan. (FikA)

Next Post
Asisten Logistik (Aslog) Kapolri Irjen Pol Firman Santyabudi bersama Tim Logistik Polri meninjau proses pembangunan gedung Laboratorium Forensik (Labfor) di Kubu Raya, Kalbar, Kamis (16/09/2021).

Tinjau Pembangunan Laboratorium Forensik di Kubu Raya, Aslog Polri: Pembangunan Harus Sesuai dengan Anggaran

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Pemkot Pontianak dan Universitas Muhammadiyah Pontianak Perpanjang Kerja Sama Pendidikan dan Lingkungan

Pemkot Pontianak dan Universitas Muhammadiyah Pontianak Perpanjang Kerja Sama Pendidikan dan Lingkungan

1 jam ago
Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Operasional kepada Ratusan Petugas Fardhu Kifayah dan 37 Madrasah Diniyah

Wali Kota Pontianak Serahkan Bantuan Uang Tahap 1 APBD 2026 kepada Warga

6 jam ago
Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Operasional kepada Ratusan Petugas Fardhu Kifayah dan 37 Madrasah Diniyah

Pemkot Pontianak Salurkan Bantuan Operasional kepada Ratusan Petugas Fardhu Kifayah dan 37 Madrasah Diniyah

6 jam ago
‎Berbagi di Bulan Suci, AJK Salurkan Takjil kepada Pekerja Lapangan

‎Berbagi di Bulan Suci, AJK Salurkan Takjil kepada Pekerja Lapangan

14 jam ago
Bupati Sujiwo Lantik Duta Pancasila Paskibraka Indonesia

Bupati Sujiwo Lantik Duta Pancasila Paskibraka Indonesia

20 jam ago

Trending

  • Geger Penemuan Mayat di Bunut Hulu, Diduga Kuat Korban Pembunuhan

    Geger Penemuan Mayat di Bunut Hulu, Diduga Kuat Korban Pembunuhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wagub Kalbar Hadiri Silaturahmi Ramadan di Pendopo Bupati Ketapang: Pererat Hubungan Pemerintah dan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Direksi dan Relawan PLN Turun Langsung Pastikan Percepatan Pemulihan Fasilitas Umum di Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wagub Kalbar Hadiri Operasi Pasar di Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang, Harga Paket Sembako Diturunkan Jadi Rp 50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekan Inflasi Selama Ramadan dan Jelang Idulfitri, Pemkab Ketapang Gelar Operasi Pasar Murah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version