• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Rabu, Februari 25, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Ketapang

Sekolah Rakyat Bakal Hadir di Ketapang, Bupati Tinjau Lokasi

by equator
Selasa, 29 Juli 2025 12:59
in Ketapang
0
0
SHARES
0
VIEWS
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo meninjau renovasi calon gedung Sekolah Rakyat bersama tim teknis, Senin (28/07/2025). (Foto: Prokopim Pemkab Ketapang)

EQUATOR, Ketapang – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo meninjau progres renovasi gedung bekas Balai Latihan Kerja (BLK) di Jalan HOS Cokroaminoto, Kecamatan Delta Pawan, Senin (28/07/2025).

Gedung tersebut tengah disiapkan sebagai lokasi sementara Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.

Dalam kunjungan itu, Bupati Alexander didampingi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Albertin Tri Kurniasih, serta Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Maryadi Asmu’ie.

Pada tahap awal, Sekolah Rakyat akan melayani jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Fasilitas pendukung seperti ruang kelas, asrama putra-putri dan laboratorium pembelajaran juga tengah disiapkan.

“Sekolah Rakyat adalah program langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi,” ujar Alexander Wilyo.

Alex menjelaskan, saat ini Sekolah Rakyat satu-satunya di Kalimantan Barat hanya ada di Kabupaten Ketapang. Hal tersebut menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi daerah.

Sekolah ini dirancang dengan sistem boarding school yang menggabungkan pendidikan akademik dan pembinaan karakter. Program tersebut berlandaskan tiga prinsip utama, yakni memuliakan keluarga kurang mampu, menjangkau yang belum terjangkau, dan memungkinkan yang tidak mungkin.

Dia menjelaskan, yang membedakan Sekolah Rakyat dengan sekolah konvensional adalah metode rekrutmennya. Siswa dipilih berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dan dijemput langsung oleh tim pemerintah, bahkan dari wilayah terpencil yang belum teraliri listrik.

“Setiap siswa akan mendapatkan fasilitas lengkap seperti seragam, sepatu, perlengkapan mandi, makanan bergizi, layanan kesehatan, serta pemetaan bakat sejak hari pertama,” tambahnya.

Proses pembelajarannya didukung teknologi modern seperti Learning Management System (LMS), smart board dan laptop, dengan kurikulum yang mengintegrasikan standar akademik nasional dan penguatan karakter.

Tak hanya pendidikan, program ini juga mencakup pemberdayaan sosial. Rumah tidak layak milik orang tua siswa akan direnovasi, keluarga diberdayakan, dan lingkungan sekitar dibenahi.

Alexander menegaskan, lokasi di Jalan HOS Cokroaminoto bersifat sementara.
Dirinya berharap lokasi permanen Sekolah Rakyat dapat dibangun di kawasan yang lebih strategis dan menjangkau, seperti di Kecamatan Sandai atau Nanga Tayap.

“Agar Sekolah Rakyat benar-benar hadir untuk mereka yang membutuhkan, bukan di pusat kota yang sudah memiliki banyak sekolah unggulan,” tegasnya. (Mi)

Next Post
Semangat Kemerdekaan, PLN UIP3B Kalimantan Apresiasi Pembangkit Berprestasi melalui GRID LIGHT 2025

Semangat Kemerdekaan, PLN UIP3B Kalimantan Apresiasi Pembangkit Berprestasi melalui GRID LIGHT 2025

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Siswa Pelempar Molotov di Kubu Raya Tetap Bisa Ikut Ujian Akhir, Diah Savitri: Hak Pendidikan Dijamin

Bahasan Sebut Pembangunan Infrastruktur Tetap Jadi Prioritas

4 hari ago
Siswa Pelempar Molotov di Kubu Raya Tetap Bisa Ikut Ujian Akhir, Diah Savitri: Hak Pendidikan Dijamin

Tak Hanya Tempat Ibadah, Ratusan Masjid di Pontianak Juga Jadi Pusat Sosial dan Ekonomi Umat

5 hari ago
Siswa Pelempar Molotov di Kubu Raya Tetap Bisa Ikut Ujian Akhir, Diah Savitri: Hak Pendidikan Dijamin

Siswa Pelempar Molotov di Kubu Raya Tetap Bisa Ikut Ujian Akhir, Diah Savitri: Hak Pendidikan Dijamin

5 hari ago
Demi Beli Enex, Dua Remaja di Kubu Raya Begal Seorang Ibu

Edi Kamtono Ajak ASN Jadikan Ramadan Momen Introspeksi Diri

6 hari ago
Demi Beli Enex, Dua Remaja di Kubu Raya Begal Seorang Ibu

Wali Kota Pontianak Safari Ramadan Perdana di Masjid Baitussalam Banjar Serasan

6 hari ago

Trending

  • Penting, Bupati Ketapang Terbitkan Surat Edaran Selama Ramadan

    Penting, Bupati Ketapang Terbitkan Surat Edaran Selama Ramadan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produk Kuliner UMKM Sanggau Diminati Negeri Jiran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Alexander Wilyo Terima Penghargaan Sebagai Tokoh Olahraga Otomotif Kalbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Mengaspal di Kalbar, All New Honda Vario 125 Kini Lebih Gahar dan Ekspresif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Anggi Arsih Sabet Juara Pertama Dendang Melayu di Pagelaran Adat Budaya Kecamatan Nanga Tayap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version