• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Senin, Februari 9, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah Ketapang

Sejumlah Pekerjaan Proyek APBD Perubahan 2024 Belum Terbayar, Bupati Alex Akan Lakukan Investigasi

by equator
Rabu, 19 Maret 2025 19:44
in Ketapang
0
0
SHARES
0
VIEWS
Bupati Ketapang, Alexander Wilyo.

EQUATOR, Ketapang – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo akan melakukan investigasi terkait penyebab terjadinya persoalan masih banyaknya proyek APBD Perubahan tahun 2024 yang belum terbayarkan kepada kontraktor.

“Jika memang menjadi kewajiban pemerintah daerah, tentu kita akan bayar sesuai mekanisme yang berlaku,” kata Alexander Wilyo, Rabu (19/03/2025).

Alex, sapaan akrabnya, menjelaskan, bahwa kejadian tidak terbayarnya ratusan paket proyek APBD terjadi pada akhir tahun anggaran 2024. Saat itu dirinya berada di luar sistem pemerintahan.

“Makanya inspektorat perlu untuk melakukan investigasi dulu, supaya tahu masalah yang sebenarnya terjadi sambil menunggu hasil audit BPK RI terhadap laporan keuangan pemda tahun anggaran 2024,” jelasnya.

Alex menerangkan, investigasi saat ini sedang dilakukan. Dengan harapan benang merah terkait kejadian ini bisa diketahui siapa yang lalai, untuk kemudian disampaikan ke publik agar mengetahui penyebab sebenarnya agar tidak termakan opini.

“Investigasi akan dilakukan sampai kepada perangkat daerah di tingkat teknis. Seperti dinas-dinas terkait yang membidangi termasuk pihak Bank Kalbar. Jika nanti ada terbukti lalai meskipun kejadian ini di pemerintahan sebelumnya, maka tentu akan ada sanksi,” tegasnya.

Dia menambahkan, sebagai bupati terpilih yang baru dilantik pada akhir Februari 2025 lalu, tentu persoalan ini harusnya bisa diselesaikan pada tahun 2024 lalu.

Namun nyatanya, ini menjadi tantangan dari pemerintahan sebelumnya yang harus dirinya selesaikan dengan melakukan langkah-langkah sesuai aturan.

“Kita juga akan minta pendapat dari BPK RI serta pihak terkait lainnya mengenai masalah ini. Jadi kita tunggu hasil investigasi dan audit,” tambahnya.

Ia menilai, investigasi penting dilakukan agar dapat menjadi evaluasi untuk ke depan, terutama saat dirinya memimpin Ketapang agar tidak ada kejadian serupa terjadi. Terlebih persoalan seperti ini hanya memberikan dampak negatif bagi daerah.

“Kita memahami apa yang dirasakan para kontraktor. Dari itu kita mau persoalan ini selesai secara tuntas agar tidak ada lagi kejadiannya, apalagi di pemerintahan saya. Jadi kita minta untuk menunggu mekanisme yang dilakukan,” tuturnya.

Untuk diketahui, dari informasi yang didapat, bahwa proyek APBD Perubahan 2024 yang belum terbayarkan mayoritas berada di Dinas Perkim-LH, khususnya di satu bidang Perkim pada masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Ketapang sebelumnya, Martin Rantan dan Farhan.

Parahnya, beredar kabar bahwa ada oknum kontraktor yang belum terbayarkan mendominasi jumlah paket proyek tersebut. (Dul)

Next Post
Interkoneksi Listrik Kalimantan Makin Dekat, PLN Kebut Pembangunan SUTT 150 kV Tayan – Sandai

Interkoneksi Listrik Kalimantan Makin Dekat, PLN Kebut Pembangunan SUTT 150 kV Tayan - Sandai

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Alexander Wilyo Resmi Lantik Pengurus IPSI Ketapang Periode 2025 – 2029

Alexander Wilyo Resmi Lantik Pengurus IPSI Ketapang Periode 2025 – 2029

6 jam ago
Pemkot Pontianak Terus Tingkatkan Kualitas Pedestrian dan Branding Kota

Sekda Pontianak Lulus Seleksi Program Kepemimpinan di Singapura

8 jam ago
Pemkot Pontianak Terus Tingkatkan Kualitas Pedestrian dan Branding Kota

Pemkot Pontianak Terus Tingkatkan Kualitas Pedestrian dan Branding Kota

8 jam ago
Baznas Pontianak Gelar Rakorda IX UPZ Masjid dan Surau se-Kota Pontianak

Baznas Pontianak Gelar Rakorda IX UPZ Masjid dan Surau se-Kota Pontianak

1 hari ago
Perkuat Literasi Media, AJK dan Prodi KPI STAI Al-Haudl Akan Gelar Workshop Jurnalistik

Ikuti Arahan Presiden, Pontianak Dukung Gerakan Indonesia Asri

1 hari ago

Trending

  • Pemkot Pontianak Resmi Luncurkan Imunisasi Kejar JE, Edi Kamtono: Lindungi Anak dari Virus Mematikan

    12 Finalis Bersaing di Kompetisi Inovasi Kota Pontianak 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tiga BUMN Ini Resmi Dibubarkan Jokowi, Apa Saja dan Apa Alasannya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ajukan TPA Sanitary Landfill, Kadis DPCKTRP Sanggau: Berdasarkan DED Rp.20 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hanya Setahun Lebih Tinggi dari Tuntutan JPU, Pukat UGM Nilai Vonis Hakim ke Juliari ‘Bermain Aman’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edi Kamtono Berikan Izinkan Terbatas Pesta Kembang Api Saat Imlek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version