• Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer
Kamis, Maret 5, 2026
  • Login

       

Equatoronline.id

        

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata
No Result
View All Result
Equatoronline.id
No Result
View All Result
Home Berita Daerah

Sampai Akhir Oktober 2023, Program Peremajaan Sawit Rakyat di Sanggau Masih Sepi Peminat

by EQUATOR
Senin, 30 Oktober 2023 18:45
in Berita Daerah, Sanggau, Uncategorized
0
0
SHARES
0
VIEWS
Foto—Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, Syafriansyah
Foto—Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, Syafriansyah

 

EQUATOR, SANGGAU. Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) di Kabupaten Sanggau tahun 2023 masih sepi peminat. Hingga akhir Oktober 2023 baru ada 700-an hektar yang didaftarkan. Jumlah itu tak sampai sepertiga dari kuota 3000 hektar.

“Sudah ada 700-an lebih pendaftar dari 5 KUD dan 376 petani, yang sedang kita verifikasi untuk kegiatan tersebut. Jelang akhir Oktober belum ada penambahan lagi. Harapan kita ini yang 700-an ini bisa lolos, dan di saat-saat terakhir ada penambahan lagi,” kata Syafriansyah, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Sanggau, Senin (30/10/2023).

Ia mengatakan dana PSR untuk tahun 2013 sebesar Rp.90 miliar. Dengan estimasi Rp 30 juta per hektar. “Kalau 700-an hektar, jadi sekitar Rp 21 miliar,” ujar Syafriansyah.
Disbunnak Kabupaten Sanggau, kata Syafriansyah, tetap melakukan sosialisasi ke petani hingga ke koperasi-koperasi. Ia mengatakan bahwa PSR merupakan program yang selama ini dinanti-nantikan. Selama ini, peremajaan sawit sering kali terkendala dana. Ia pun berharap hingga batas akhir 30 Desember 2023, para petani masih ada yang mendaftar.

“Jadi hibah itu sudah tersedia. Walaupun kalu dihitung-hitung tidak cukup untuk sampai produksi tapi ini sudah sangat membantu. Kita selalu memotivasi petani melalui kelompok tani agar mereka ikut program ini. Bahkan bukan cuma dari Disbunnak, tapi juga rekan-rekan dari Disperindagkop. Selama barang ini dikelola dengan benar, tidak ada alasan untuk takut,” pungkasnya. (KiA)

Next Post
Foto---Roni Fauzan

PT. SPM Diduga Pekerjakan Tenaga Kerja Asing, Disnakertrans Akui Belum Ada Laporan

Beri dan Tulis Komentar Anda

Berita Terbaru

Gudang Produksi Kasur di Jalan Adisucipto Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya

Bupati Ketapang Hadiri Bukber IKAPTK, Tekankan Nilai Pengabdian dan Integritas Aparatur

15 menit ago
Gudang Produksi Kasur di Jalan Adisucipto Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya

Alexander Wilyo Apresiasi Cap Go Meh 2026 Ketapang, Tekankan Keamanan dan Kebersamaan dalam Keberagaman

17 menit ago
Gudang Produksi Kasur di Jalan Adisucipto Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya

Jalan Poros Kuala Dua – Mekar Sari Lanjut Pengaspalan

27 menit ago
Gudang Produksi Kasur di Jalan Adisucipto Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya

Operasi Pasar di Desa Kuala Dua, Sujiwo Kembali Berikan Subsidi Secara Pribadi

30 menit ago
Gudang Produksi Kasur di Jalan Adisucipto Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya

RKPD 2027 Pontianak Harus Jawab Tantangan Keterbatasan Lahan dan Anggaran

34 menit ago

Trending

  • Youtuber Bali Andy Opa Gaul Terkesan Kemeriahan Cap Go Meh di Pontianak

    Youtuber Bali Andy Opa Gaul Terkesan Kemeriahan Cap Go Meh di Pontianak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Batik Air Malaysia Buka Rute Penerbangan Pontianak-Kuala Lumpur-Jeddah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pidato Politik Perdana, Bupati Alex: Saya Akan Jadi Pemimpin Semua Golongan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Pontianak Gelar Pasar Murah di Pontianak Tenggara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pontianak Raih Penghargaan UHC Pratama dari BPJS Kesehatan, Cakupan JKN Tembus 99,05 persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Pontianak
    • Sanggau
    • Ketapang
    • Kapuas Hulu
  • Goverment
  • Parliament
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Sosial
  • Politik
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Pariwisata

© 2022 Equator Online - Media Kalimantan Barat

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Go to mobile version